SUKABUMIUPDATE.com – Banyaknya proyek yang dikeluhkan masyarakat, lantaran terkesan asal-asalan, seperti di Desa Sukamaju, Kecamatan Cikakak, dan Desa Sukaluyu, Kecamatan Kalibunder, terus mengerucut pada dugaan proyek di Kabupaten Sukabumi yang memang berawal dari sistem bermasalah.
“Ini proyek, awalnya memang banyak yang inden. Permainan dinas-dinas dan pengusaha. Sehingga pengusaha mau tidak mau, harus mengurangi spesifikasi agar tidak rugi,†beber Direktur Lembaga Kajian Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (LKPPM) Sukabumi, Sukitman Sudjatmiko, kepada sukabumiupdate.com, Jumat (27/10/2017).
BACA JUGA:Â Proyek Terkesan Asal-asalan, Masyarakat Kalibunder Kabupaten Sukabumi Kecewa
Sejauh ini, lanjut Sukitman, pihak dinas, maupun LPSE, tidak pernah terbuka, soal proyek maupun lelang, hanya sebagian orang saja yang mengetahui hal tersebut. Ditambah, kata dirinya, mengenai persentase proyek atau inden antar pengusaha, dan dinas, sudah tidak asing di telinga para pengusaha, maupun dinas.
“Kalau terus seperti ini, bagaimana pembangunan infrastruktur bisa maksimal dan bermanfaat bagi masyarakat,†tandas Sukitman.
BACA JUGA:Â Pekerjaan Kurang Memuaskan, Pemuda Karang Taruna Ancam Geruduk Kantor PU Kabupaten Sukabumi
Padahal, sambungnya, mulai dari Pemerintah Pusat sejak awal sudah menegaskan, agar Pemerintah Daerah (Pemda) memaksimalkan pembangunan infrastruktur, dan jangan coba-coba bermain di anggaran, kalau tidak mau berurusan dengan pihak KPK.
“Kalau pihak Pemda, khususnya Pak Bupati merasa tidak terlibat, segera saja untuk mengklarifikasi dan membereskan pekerjaan-pekerjaan seperti itu, beserta sistemnya,†tegasnya.
Editor : Administrator