SUKABUMIUPDATE.com - Bronjong penahan tebing jembatan Ciambar, penghubung dua Kecamatan yakni Kecamatan Parungkuda dan Kecamatan Ciambar, di kampung Babakanpendeuy RT 01/01, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, kembali ambrol, Selasa(7/11/2017).
Menurut, Tedy Siswanto (50 Tahun), warga Kampung Babakan Pendeuy RT0/01 Desa Bojongkokosan, dirinya sejak awal sudah menyampaikan ke pihak pelaksana pekerjaan perbaikan jembatan bahwa brojong batu penahan tebing tidak akan bisa bertahan lama, jika luapan air sungai meninggi, brojong pasti terkikis air, "Sejak awal saat perbaikan jembatan bulan lalu pasca ambruk, sudah saya sampaikan, ke pelaksana, bahwa brojong tidak akan tahan lama, karena akan terkikis air sungai" tutur Tedy.
BACA JUGA:Â Ngeri, Ini Penampakan Pondasi Jembatan Pamuruyan Cibadak
Tedy, menjelaskan harusnya Tembok Penahan Tebing(TPT) tersebut, dibuat permanen sehingga ketika dikikis air sungai tak mudah roboh. Tedy , berharap kedepan pemerintah segera membangun jambatan permanen, agar mempermudah akses lalulintas masyarakat Ciambar dan Parungkuda yang saat beraktifitas, karena jembatan tersebut, menurut Tedy satu-satunya akses menuju wilayah Kecamatan Ciambar.
Editor : Administrator