SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Sukabumi, Dewek Sapta Anugrah, menyayangkan statement yang di lontarkan oleh Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, yang menggap telatnya pembangunan infrastruktur yang akan dilakukan oleh pemerintah pusat di wilayah Sukabumi terutama di Kabupaten Sukabumi.
Padahal, menurut Dewek, jika dicermati bersama, dalam kacamata kebijakan, itu adalah bagian komitmen pemerintah pusat untuk melakukan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.
BACA JUGA:Â Bupati Sukabumi Nilai Dukungan Infrastruktur dari Pusat, Telat
Terlebih menurut Dewek, Kabupaten Sukabumi, menjadi daerah strategis secara geopolitik dan ekonomi sudah sepatutnya pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Sukabumi, mengapresiasi rencana pemerintah pusat yang akan membantu Kabupaten Sukabumi, bukan malah menggap telat yang akan dilakukan pemerintah Jokowi.
Karena, menurut Dewek, bagaimana pun setia pembangaun di daerah harus terintegrasi dengan RPJMN, dimana pertumbuhan ekonomi menjadi target pemerintah pusat. "Harus bersyukur atas perhatian pemerintah pusat yang akan membantu Sukabumi, bukan menggap telat" tutur Dewek, kepada sukabumiupdate.com, Selasa (7/11/2017).
BACA JUGA: GMNI Sukabumi: Penyerapan Anggaran Minim, Karena Lemah dari Perencanaan Awal
Menurut Dewek, Kabupaten Sukabumi, menjadi daerah penyangga yang strategis bagi pembangunan nasional, dimana dalam program Nawacita Jokowi-JK bahwa pemberdayaan dan pendayagunaan ekonomi berbasis pada sektor pertanian dan industri menjadi target pemerintah Jokowi-JK,
"Ingat, Sukabumi memiliki sumber daya alam yang melimpah terutama di sektor  pertanian, pertumbuhan sektor industri begitu pesat, butuh sarana trasfortasi yang memadai serta infrastruktur jalan yang baik. Saat ini jalur trasfortasi doubele track KA dan lapang terbang akan dibangun di wilayah Kabupaten Sukabumi, itu bukti nyata perhatian pemerintah pusat" jelas Dewek.
Editor : Administrator