SUKABUMIUPDATE.com - Kepulan asap hitam dari aktivitas pabrik pengolahan batu kapur di Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi dikeluhkan pengguna jalan. Pekatnya asap membuat pengendara pun terganggu.
Proses pembakaran pada pengolahan batu kapur diduga menggunakan ban bekas. Kepulan asap hitam menimbulkan polusi di akses jalan Palabuhanratu menuju Cibadak, tepatnya di Jalan Gubung Karang.
BACA JUGA:Â Gunakan Ban Bekas, Pengolahan Batu Kapur di Jampang Tengah Sukabumi Ganggu Kesehatan Warga
"Kalau sedang produksi, asap hitam yang keluar dari cerobong nyampe ke jalan," ungkap Asep Lala (26 tahun) pengendara yang sedang melintas berbincang dengan sukabumiupdate.com, Rabu (31/1/2018).
Tidak hanya menghalangi daya pandang. Kepulan asap pabrik tersebut membuat mata perih dan sesak.
"Pandangan jadi kabur, ditambah lagi jalannya banyak lubang, kadang takut jatuh kalau lewat sini," keluhnya.
BACA JUGA:Â Ngeri ! Tumpukan Ban Bekas di Jampang Tengah Sukabumi Jadi Sarang Nyamuk DBD
Sementara Muhamad Afnan (35 tahun) warga kecamatan cibadak mengatakan, dampak aktivitas pabrik pengolahan kapur cukup dirasakan warga sekitar. Kesehatan warga yang terdekat dikhawatirkan terganggu.
"Wilayah pabriknya masuk ke Kecamatan Cikembar sedangkan dampaknya masuk ke lingkungan kami (cibadak), sedangkan kompensasi untuk kesehatan warga Cibadak itu tidak ada," ujarnya.
Editor : Administrator