SUKABUMIUPDATE.com - Objek wisata Gua Lalay yang berada di kampung Pelita, Cipatuguran, Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, tak di dukung dengan sarana prasarannya.
Pantauan sukabumiupdate.com, Sabtu (3/2/2018), sejumlah fasilitas penunjang seperti kolam bermain, lampu taman, gazebo, alat permainan serta area parkir untuk pengunjung tidak terawat dengan baik.
BACA JUGA:Â Objek Wisata Goa Lalay di Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, Kini Kondisinya Memprihatinkan
Hal itu diakui penjaga objek wisata gua lalay, Yana Mulyana (47 tahun ). Menurut dia semenjak objek wisata gua ini masuk kawasan Geopark Ciletuh- Palabuhanratu dan diambil alih perusahaan Daerah (Perumda) belum pernah ada bantuan untuk biaya perbaikan atau penataan serta perawatan sarana pendukung untuk pengunjung.
"Dulu kalau tidak salah sekitar 2013 pernah mendapat bantuan dana untuk perbaikan dan penataan dana CSR PLTU Palabuhanratu. Setelah mendapat pengakuan dari Perumda dan masuk kawasan Geopark, dana CSR itu tidak ada lagi. Namun sempat juga ada bantuan untuk pembuatan MCK, tak tahu dari dinas mana. Katanya dari provinsi setelah itu sampai sekarang belum ada lagi bantuan," ujar Yana.
BACA JUGA:Â Nasib Tragis Goa Lalay, Objek Wisata Palabuhanratu yang Mati Suri
Yana menjelaskan sejak diambil alih Perumda jumlah pengunjung yang datang ke objek wisata Gua Lalay menurun.
"Ya mungkin pengunjung enggak datang kesini melihat kondisinya ini seperti tidak di urus. Mau bagaimana lagi untuk merawat sarana pendukung butuh biaya sedangkan setelah di ambil alih Perumda tidak pernah di perhatikan sarana pendukungnya," jelas Yana.
BACA JUGA:Â Sepi Pengunjung, Goa Lalay Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi
Ia berharap Perumda atau dinas terkait untuk melakukan penataan kembali objek wisata gua lalay supaya kedepan jumlah pengunjung lebih ramai yang datang.
"tidak banyak berharaplah, sudah ada mesin rumput serta alat penyemprot tanaman saja sudah cukup, untuk menjaga kebersihan dan tidak terlihat kumuh saja," pungkasnya
Editor : Administrator