SUKABUMIUPDATE.com - PT KAI menutup sementara operasional KA Pangrango jurusan Sukabumi-Bogor dan sebaliknya, karena lintasan rel terkena longsor. Perjalanan ribuan penumpang kereta terpaksa dibatalkan, uang tiket pun dikembalikan.
"Pengembalian dilakukan 100 persen sesuai dengan harga tiket perjalanan kereta yang dipesan penumpang. Calon penumpang tinggal membawa resi pembayaran, dan tiketnya jika sudah dicetak, refund kami lakukan di stasiun," ujar Kepala Stasiun Sukabumi, Heru Salam dikonfirmasi sukabumiupdate.com, Selasa (6/2/2018).
BACA JUGA:Â PT KAI Batalkan Pemberangkatan Ratusan Penumpang Kereta Sukabumi-Bogor, Ini Penyebabnya !
Heru menambahkan, hari ini terdapat 675 calon penumpang kereta yang sudah memesan tiket. Rinciannya 566 kelas ekonomi, dan 109 eksekutif untuk tiga kali perjalanan kereta dari Sukabumi menuju Bogor.
Sehari sebelumnya, pembatalan dilakukan terhadap 320 calon penumpang kereta. "Kami belum bisa memastikan sampai kapan perjalanan kereta dihentikan sementara," tutur Heru.
BACA JUGA:Â Longsor, Perjalanan KA Pangrango Sukabumi-Bogor Tertahan di Cicurug
Sementara itu, Humas PT KAI Daop 1 Edy Kuswoyo mengatakan, pihaknya masih menangani titik longsoran yang terjadi di lintasan rel. Selain perjalanan kereta penumpang, peristiwa ini juga menghentikan operasional kereta barang.
"Saat ini masih dalam penanganan unit terkait. Kami terus berusaha untuk meminimalisir terganggunya perjalanan kereta api (KA) di lintas Bogor-Sukabumi", jelas Edy Kuswoyo,
Pihaknya belum bisa memastikan sampai kapan pengerjaan di lokasi longsoran bisa tuntas. "Pembatalan relasi KA dilakukan sampai jalur tersebut dinyatakan aman dan dapat dilalui," tuturnya.
BACA JUGA:Â Puncak Tertutup Longsor, Polisi Antisipasi Kemacetan di Jalur Sukabumi
Tercatat ada dua titik longsor di jalur lintas Sukabumi-Bogor yang mengganggu perjalanan kereta. Dua titik tersebut, yakni di petak jalan Cigombong-Cicurug pada km. 20+7/8 dan di petak jalan Batu Tulis-Maseng pada km. 13+8/9.
Sekadar diketahui, KA Pangrango memiliki kapasitas penumpang 474 untuk satu kali perjalanan, dengan rincian 424 kursi kelas ekonomi, dan 50 kelas eksekutif. Harga tiket kelas ekonomi dijual Rp 20 ribu sementara eksekutif Rp 50 ribu.
Editor : Administrator