SUKABUMIUPDATE.com - Serangan hewan buas, anjing hutan pada ternak warga di Desa/Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi menyisahkan ketakutan. Warga saat ini berusaha mati-matian menyelamatkan domba, kambing dan ternak ukuran kecil lainnya dari kawanan anjing hutan atau ajag yang sering menyatroni pemukiman saat malam.
Sejak sebulan terakhir, sedikitnya 30 domba dan kambing warga sejumlah Kampung di desa Paburanan mati dimakan anjing hutan. Hanya sedikit yang mampu diselematkan dari serangan, seperti domba milik Gugun (38), warga Kampung Lebak Muncang.

Domba milik Gugun dititipkan ke Udin keluarganya di Kampung Ciroyom, selamat dari serangan ajag, beberapa waktu lalu. Menurut Udin menemukan domba peliharaan terluka parah didalam kandang, namun masih hidup.
"Saat itu sekitar Dhuhur, setelah mencari pakan lalu saya hendak memberi makan domba. Di Kandang saya temukan tiga domba mati dan dua lagi masih hidup tapi terluka,” ujar Udin lirih.
Kepada sukabumiupdate.com,Rabu (4/7/2018), Udin menjelaskan domba yang mati ditemukan dengan perut robek dan usur terburai, sementara yang masih hidup mengalami luka dibagian leher dan perut.
BACA JUGA: Teror Anjing Hutan Hantui Ternak Warga Pabuaran Sukabumi
"Saya belum pernah melihat langsung kemunculan hewan buas itu, namun beberapa warga lain sempat melihatnya, katanya bentuknya seperti anjing namun berekor panjang," sambung udin.
Saat ini domba yang masih hidup sudah diobati dan dipindah kan ke kandang milik warga yang tak jauh dari rumah pemiliknya. "Sampai saat ini belum ada penanganan dari pihak terkait terhadap kasus ini, kami sebenarnya takut hewan piaraan kami terkena rabies," pungkas nya.
Editor : Ardi Yakub