Sukabumi Update

Cerita Pencaker Job Fair Kabupaten Sukabumi, Modal Rp 50 ribu Hingga Bawa Banyak Surat Lamaran

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaketrans) Kabupaten Sukabumi menggelar Job Fair 2018 di Gedung BK3D Cibadak - Sukabumi, 30 - 31 Juli.

Para pencari kerja tak menyia-nyiakan job fair ini. Mereka membawa surat lamaran sebanyak-banyak . Rata-rata perorang membawa empat surat lamaran dengan harapan satu diantara lamaran menghasilkan.

"Bawa empat buah lamaran. Disinikan banyak perusahaan, nyoba masuk-masukin aja," ujar salah seorang pencaker, Nabila (21 tahun) kepada sukabumiupdate.com.

Nabila tak punya kriteria khusus terkait perusahaan yang diminati. Perusahaan apa pun, yang penting diterima kerja. Pelamar dari Kecamatan Bantargadung ini juga pernah ikut job fair di Lapang Merdeka Kota Sukabumi dengan membawa lebih dari dua lamaran. 

Tapi di job fair Kota Sukabumi, Nabila tak mendapat panggilan kerja. Meski demikian, dia tetap optimis ada perusahaan yang menerimanya.

"Yah ikhtiar aja," ujarnya.

BACA JUGA: Niat Cari Kerja, Peserta Job Fair Kabupaten Sukabumi Malah Jadi Korban Copet

Pencari kerja lainnya, Ashari Abdurahman (18 tahun) juga melakukan hal yang sama yaitu membawa empat surat lamaran. Ashari yang baru lulus di salah satu SMK di Kecamatan Cisaat berharap ada perusahaan yang menerimanya. 

Sama seperti Nabila, Ashari juga pernah mengikuti job fair di lapang Merdeka tapi tak ada hasil.

"Selain job fair terus-terusan saya nyoba ngelamar langsung. Tapi gak ada yang menerima mungkin belum ada rezeki," ujarnya.

BACA JUGA: Gelombang Pasang Naik ke Pemukiman, Warga Pantai Karangnaya Sukabumi Panik

Selain membawa banyak surat lamaran, pencari kerja juga mengeluarkan modal sebesar Rp 50 ribu untuk berkas lamaran. 

Randi (23 tahun) diantaranya. Warga Cicurug ini mengungkapkan, ketika ada kabar dibuka job fair ini dirinya bergegas melengkapi berkas surat lamaran, dari membuat SKCK, kartu kuning, kir dokter, cetak foto dan focopopy ijazah dan berkas lainnya.  

"Selain untuk berkas surat lamaran kemana-mana kan mesti ngeluarin ongkos. Sekarang saja saya dari Cicurug ke sini naik dua kali angkot belum disini makan dan lainnya. Yah berharap ada perusahaan yang terima," ujarnya.

Editor : Andri Somantri

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI