SUKABUMIUPDATE.com - Warga Kampung Cimenteng, Desa Cimahi, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, kembali menggelar balap Lori. Balapan ekstrem itu digelar dalam rangka memperingati HUT ke 73 RI.
Pantauan sukabumiupdate.com, balap lori atau kereta bambu tradisional, diikuti puluhan joki dari beberapa grup. Ratusan warga pun menonton kegiatan yang diselenggarakan di jalanan ini.
Jalan turunan tajam sepanjang 300 meter dan berkelok-kelok menjadi lintasannya. Para joki lori tersebut melaju kencang dalam turunan serta tanpa bantuan rem, dan ketika berbelok hanya pakai setir dari bambu.

Nia Dwisania (19 tahun), seorang joki perempuan satu-satunya menuturkan, Ia ikut balapan lori hanya ingin memeriahkan HUT kemerdekaan ke 73 Indonesia. Memang ia hobi balapan motor dan ini baru pertama kali ingin mencoba balapan lori.
"Ikut memeriahkan aja, soalnya seru juga. Awalnya emang deg-degaan, pas lorinya udah jalan mah enggak apa-apa," ujar joki cantik ini, kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (18/8/2018).
BACA JUGA: Melesat Hingga 60 KM Per Jam, Balapan Lori di Cimenteng Kabupaten Sukabumi
Nia merasa kesulitan saat mengendalikan laju lori. Alat untuk berbelok hanya belahan bambu saja dan yang paling menakutkan ialah lori melaju tanpa rem.
"Awal melaju berdoa aja dan tenang. Balapan ini memang macu adrenalin, namun semua joki harus septi karena sangat berbahaya," jelasnya.
Sekedar diketahui, lori terbuat dari kayi dan bambu tanpa rem dan kayunya itu kamper, bannya bulatan kayu dililit karet ban bekas.
Editor : Andri Somantri