SUKABUMIUPDATE.com - Seorang pria berinisial I (29 tahun) asal Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Marzoeki Mahdi Bogor untuk mendapat perawatan intensif, Sabtu, 17 Juli 2021.
Sudah enam tahun pria ini mengalami masalah pada kejiwaannya. Pihak keluarga pun telah berupaya mengobati dan merehabilitasinya di panti sosial Pangudi Luhur Bekasi pada April 2016 silam.Dua tahun berikutnya sempat pula dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah R Syamsudin SH. Dan terakhir menjalani rehabilitasi di Tasikmalaya, sekitar 1,5 tahun.
"Awalnya saat bekerja di pabrik tripleks di Serawak Malaysia (pertengahan 2015). Baru satu tahun di sana, dia berteman dengan orang Pandeglang Banten dan mulai sering melakukan ritual di kamar kontrakannya," kata Munir, rekan kerja I sewaktu di Malaysia, yang juga warga Ciracap.
Setelah melakukan ritual, Munir menyebut I kerap mengamuk. "Saat itu saya coba menolong dia, namun malah ngamuk dan mengambil golok," kata Munir. "Keesokan harinya dia bekerja seperti biasa, namun kembali ngamuk saat kerja, hingga akhirnya perusahaan memulangkannya," tambah dia.
Salah satu tokoh masyarakat setempat, Asep Jeka mengatakan pihaknya berinisiatif kembali mengobati I karena keluarga telah menyerahkan penanganan pria tersebut kepada dirinya. "Keluarga sudah tidak sanggup karena sering mengamuk," kata Asep Jeka yang juga Ketua Rukun Nelayan di Ciracap.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Kecamatan Ciracap, Satpol PP, dan puskesmas, untuk membawa ke RSJ Marzoeki Mahdi Bogor. Kedua orang tuanya saat ini sedang mengungsi," tambahnya. "Untuk transportasinya hasil donasi nelayan dan keluarga. Sementara untuk berobat menggunakan BPJS," pungkas Asep Jeka. Sebelum berangkat, I telah dites antigen dan hasilnya negatif.
Editor : Oksa Bachtiar Camsyah