SUKABUMIUPDATE.com - Potensi kopi Gunung Karamat di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, mendapat perhatian serius dari anggota DPRD Leni Liawati. Politisi PKS ini menilai komoditas unggulan tersebut layak dikembangkan lebih luas karena memiliki cita rasa dan kualitas yang mampu bersaing di pasar nasional bahkan internasional.
Menurut Leni, kopi Gunung Karamat bukan lagi sekadar produk lokal yang dinikmati masyarakat sekitar. Popularitasnya telah menembus luar daerah dan mulai dikenal di berbagai kabupaten hingga tingkat nasional.
“Kopi yang ada di Gunung Karamat ini sudah sangat terkenal. Tidak hanya di Kabupaten Sukabumi, tapi di luar kabupaten bahkan sudah ada yang nasional. Sehingga ini harus dikembangkan. Bagaimana kopi ini tidak hanya sebatas lokal saja yang menikmati, tapi bisa go internasional, karena dari cita rasanya itu sudah beda, bagus, kualitasnya,” ujar Leni, pada Kamis (12/2/2026).
Baca Juga: Persikabumi Gelar Youth Football Development, Ajang Mencari Bibit Laskar Penyu Selatan
Ia menegaskan, pengembangan kopi tidak cukup hanya mengandalkan kualitas rasa. Aspek pengemasan dan pemasaran menjadi kunci agar produk tersebut mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Barangkali ke depan bagaimana ini dikemas, kemudian pemasarannya yang paling utama. Sehingga memang harus ada support. Sebetulnya untuk pemberdayaan desa, kopi ini bisa dimasukkan ke dalam program pemberdayaan desa sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar,” jelasnya.
Leni memastikan DPRD akan memberikan dukungan konkret terhadap pengembangan potensi kopi Gunung Karamat. Ia menyebut, di DPRD terdapat skema atau “menu” program yang dapat diakses untuk mendukung pengelolaan dan penguatan usaha kopi desa.
Baca Juga: Pekerja MBG Terjerat Narkotika, Polisi Buru Jaringan Bibit Ganja di Sukabumi
“Kalau melihat potensi desa, ini bukan hanya meningkatkan perekonomian masyarakat, tapi juga perekonomian Kabupaten Sukabumi. Kami akan tetap mensupport. Bahkan di pikiran DPRD itu sebetulnya ada menunya untuk bagaimana pengelolaan kegiatan kopi tersebut,” katanya.
Ia juga mengungkapkan, sebelumnya sudah ada wacana dari salah satu kelompok masyarakat yang ingin mengakses dukungan DPRD untuk pengembangan kopi Gunung Karamat, yang dikenal dengan nama Kopi Kampung.
“Kemarin sempat ada wacana salah satu kelompok ingin mengakses dari pikiran DPRD terkait kopi, namanya Kopi Kampung dari Gunung Karamat. Kalau ada peluang kenapa tidak. Dan itu di menu output-nya sudah ada,” tambahnya.
Baca Juga: Imlek dan Kue Keranjang Made In Sukabumi, Pesan Keberagaman Dari Tipar
Varian Arabika dan Robusta dari 1000 MDPL Pinggir Pantai Selatan
Kopi gunung karamat saat ini menjadi andalan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jati Karamat. Varian Robusta dan Arabika dari BUMDes yang berlokasi di Kp. Sukabakti, RT/RW 026/010, Jl. Jambu Bodas, Desa Gunung Karamat, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat ini berkomitmen untuk menjadi unggulan yang dapat bersaing di pasar yang lebih luas.
Kopi Robusta dan Arabika dari BUMDes Jati Karamat dikemas secara menarik dalam berbagai ukuran kemasan, menjadikannya pilihan yang tepat bagi para pecinta kopi yang menginginkan cita rasa autentik dengan kemudahan penyajian.
Proses produksi dilakukan dengan standar kualitas yang ketat, mulai dari pemilihan biji kopi hingga pengemasan, untuk memastikan setiap produk yang dihasilkan memiliki aroma dan rasa yang khas.
Editor : Fitriansyah