Sukabumi Update

H-1 Lebaran: Harga Daging Sapi di Pasar Parungkuda Kembali Normal Setelah Sempat Tembus Rp200 Ribu

Harga daging sapi di Pasar Parungkuda Sukabumi kini kembali normal di kisaran Rp160 ribu per kilogram setelah sempat melonjak. (Sumber Foto: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com – Aktivitas belanja di Pasar Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, pada H-1 Lebaran terpantau masih ramai, meski volumenya menurun dibandingkan hari sebelumnya. Hal ini disampaikan oleh Petugas Pencatat Harga Sembako UPTD Pasar Parungkuda, Enjang Krismon.

Menurut Enjang, puncak kepadatan justru terjadi pada H-2 Lebaran (Kamis). Banyak warga yang mengira hari tersebut adalah kesempatan terakhir untuk berbelanja kebutuhan Idulfitri.

“Lumayan ramai, tapi tidak sebanyak kemarin. Kemarin itu lebih membeludak karena warga mengira itu hari terakhir belanja sebelum Lebaran,” ujar Enjang kepada Sukabumiupdate.com, Jumat (20/3/2026).

Baca Juga: Khidmatnya Salat Id Jemaah Muhammadiyah di Surade Sukabumi

Menurut Enjang, daging sapi dan daging ayam tetap menjadi komoditas yang paling diburu masyarakat. Namun, terdapat perbedaan tren harga pada kedua jenis protein tersebut.

Untuk daging ayam, stok terpantau mengalami penurunan dibandingkan hari sebelumnya. Kondisi ini memicu harga tetap tinggi di kisaran Rp60 ribu per kilogram.

Sementara itu, kabar baik datang dari komoditas daging sapi. Harga saat ini sudah berangsur normal di angka Rp160 ribu per kilogram. Padahal, pada H-2 Lebaran, harganya sempat melonjak tajam hingga menyentuh angka Rp180 ribu bahkan Rp200 ribu per kilogram.

Enjang menjelaskan, lonjakan harga yang terjadi kemarin dipicu oleh kepanikan pembeli dan keterbatasan stok sesaat.

"Karena kemarin dikira hari terakhir (sebelum Lebaran), pembeli jadi panik. Stok juga sempat menipis karena permintaan sangat tinggi, sehingga harga naik drastis,” jelasnya.

Namun, pada H-1 Lebaran ini, pasokan daging sapi kembali melimpah setelah para pedagang melakukan proses pemotongan sapi pada malam harinya.

“Sekarang sudah normal lagi. Karena tadi malam sudah ada pemotongan lagi, stok di pasar bertambah sehingga harga kembali stabil,” pungkas Enjang.

Editor : Denis Febrian

Tags :
BERITA TERKAIT