SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Sukabumi bersinergi dengan Satuan Kerja Balai Besar Pengujian Penerapan Produk Kelautan dan Perikanan (BBP3KP) Palabuhanratu menggelar pelatihan pengolahan hasil perikanan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 14–16 April 2026, ini dipusatkan di Gedung Promosi dan Pusat Pengembangan Produk IKM Palabuhanratu, dan diikuti oleh 30 pelaku UMKM lokal yang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian materi.
Pelatihan ini menjadi salah satu langkah nyata Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam mendorong optimalisasi potensi laut dan darat menjadi produk olahan bernilai tambah tinggi, sekaligus memperkuat daya saing pelaku usaha lokal.
Baca Juga: Pemerintah Gelontorkan Hampir Rp1 Triliun per Hari untuk Program Makan Bergizi Gratis
Fokus pada Hilirisasi dan Kualitas Produk
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pendampingan intensif serta demonstrasi langsung dari tim ahli Satker BBP3KP Palabuhanratu. Fokus utama praktik adalah pembuatan kerupuk ikan lele, komoditas yang dinilai memiliki peluang pasar luas, namun membutuhkan teknik pengolahan yang tepat agar mampu bersaing.
Materi yang diberikan mencakup seluruh tahapan produksi, antara lain:
- Persiapan bahan baku: Standarisasi pemilihan ikan lele segar dan berkualitas
- Proses pengolahan: Teknik pencampuran adonan untuk menghasilkan rasa dan tekstur yang konsisten
- Pengeringan dan pengemasan: Penggunaan teknologi pengeringan yang higienis serta teknik packaging yang menarik guna meningkatkan daya jual
Baca Juga: Diterjang Longsor dan Pergerakan Tanah, Desa Nangerang Dikepung Ancaman dari Berbagai Titik
Tak Hanya Produksi, Peserta Dibekali Analisis Usaha
Tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, Disdagin juga membekali peserta dengan materi analisis usaha. Hal ini bertujuan agar pelaku UMKM tidak hanya mampu memproduksi, tetapi juga memahami aspek bisnis secara menyeluruh.
Peserta diberikan pemahaman mengenai perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP), pengelolaan arus kas, hingga kemampuan membaca peluang pasar secara mandiri.
Kolaborasi antara Disdagin dan BBP3KP ini diharapkan dapat menjadi pemicu lahirnya inovasi produk olahan perikanan dari Palabuhanratu. Dengan meningkatnya kapasitas produksi dan kualitas produk, sektor perikanan Kabupaten Sukabumi diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan yang lebih tangguh dan berkelanjutan.(adv)
Editor : Asep Awaludin