SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi terus mendorong terwujudnya swasembada dan kemandirian pangan melalui peningkatan produksi serta penyediaan benih padi berkualitas nasional. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan tanam perdana benih sumber padi varietas unggul baru di Kelompok Tani Tani Mukti, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kamis 14 Mei 2026.
Acara ini dihadiri Kepala BRMP Penerapan, Kepala Pusat PVTPP, Direktur Perbenihan Tanaman Pangan Direktorat Serealia Kementerian Pertanian, BPSBTPH Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, penyuluh pertanian Kecamatan Ciemas, serta kelompok tani dari wilayah Ciemas dan sekitarnya.
Kecamatan Ciemas dan wilayah sekitarnya ditetapkan sebagai salah satu lumbung pangan di Kabupaten Sukabumi. Kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama antara BRMP Penerapan dengan Gapoktan Gaya Baru dalam mendukung penyediaan benih bermutu bagi petani, mempercepat adopsi varietas unggul baru di tingkat lapangan, serta mendukung program swasembada pangan nasional secara berkelanjutan.
Baca Juga: Catat! Segini Tarif Baru Parkir di RSUD Palabuhanratu Sukabumi Usai Disidak Bupati
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin mengatakan, pengembangan benih unggul menjadi langkah penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, hingga mendongkrak kesejahteraan petani.
"Melalui penggunaan varietas unggul baru, kami berharap hasil panen petani meningkat, kualitas produksi lebih baik, dan kesejahteraan petani ikut terdongkrak. Ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi," ujar Aep dalam keterangan yang diterima pada Selasa (19/5/2026).
Aep Majmudin menyebutkan bahwa penanaman benih sumber padi varietas unggul baru di lahan seluas 36 hektare. "Varietas yang ditanam meliputi Cakrabuana Agritan seluas 10 hektare, Inpari IR Nutrizinc 14 hektare, Inpari 50 Marem 7 hektare, serta varietas Mantap seluas 2 hektare," ungkapnya.
Para petani di Kecamatan Ciemas menyambut baik program tersebut karena dinilai mempermudah akses terhadap benih berkualitas sekaligus meningkatkan produktivitas usaha tani padi.
"Melalui sinergi pemerintah, lembaga penelitian, dan kelompok tani, program ini diharapkan mempercepat penyebaran varietas unggul baru dan menjadi bagian penting dalam mendukung tercapainya swasembada berkelanjutan dan kemandirian pangan (Sangkuriang) dan pencapaian Visi Misi Daerah Kabupaten Sukabumi," tandasnya.(adv)
Editor : Asep Awaludin