SUKABUMIUPDATE.com – Kecamatan Nyalindung dipilih sebagai lokasi pelaksanaan Gerakan Tanam Padi Serentak se-Jawa Barat dalam rangka mendukung program Swasembada Pangan Berkelanjutan dan Kemandirian Pangan (Sangkuriang), Kamis (18/6/2026).
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin, mengatakan gerakan tersebut merupakan langkah konkret untuk mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi.
"Dinas Pertanian bersama Kementerian Pertanian melaksanakan Gerakan Tanam (GERTAM) serentak di 21 kecamatan dengan total luas tanam mencapai 1.950 hektare yang dipusatkan di Kecamatan Nyalindung,” ungkap Aep.
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi selaku Ketua Tim Swasembada Pangan Berkelanjutan, perwakilan Kementerian Pertanian, Asisten Daerah II, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, UPTD Pertanian, Forkopimcam, penyuluh pertanian, Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), serta para kelompok tani.
Baca Juga: Hemat Rp3 Triliun, BGN Resmi Stop Distribusi MBG Saat Hari Libur Sekolah
Aep berharap pelaksanaan Gerakan Tanam Padi Serentak tersebut dapat meningkatkan Luas Tambah Tanam (LTT) komoditas padi di Kabupaten Sukabumi sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi menyerahkan bantuan benih padi secara simbolis dari Dinas Pertanian kepada enam kelompok tani di Kecamatan Nyalindung. Selain itu, dilakukan penanaman padi secara simbolis sebagai penanda dimulainya musim tanam.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan mengikuti secara virtual Gerakan Percepatan Semai, Olah Lahan, dan Tanam bersama Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, yang dipusatkan di Kabupaten Subang dan dilaksanakan secara serentak di 11 kabupaten/kota di Jawa Barat.
Melalui gerakan tersebut, pemerintah berharap percepatan tanam dapat mendorong peningkatan produksi pangan nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan di daerah.
Sementara itu, Kabupaten Sukabumi menargetkan peningkatan luas tanam dan produktivitas pertanian sebagai bagian dari upaya mempertahankan capaian swasembada pangan secara berkelanjutan.(adv)
Editor : Asep Awaludin