SUKABUMIUPDATE.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir (rob) yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
Dalam keterangannya, BMKG menyebutkan bahwa adanya fenomena Fase Bulan Baru pada 19 Januari 2026 dapat meningkatkan ketinggian air laut maksimum sehingga memicu terjadinya rob di berbagai daerah pesisir di Indonesia, termasuk di Sukabumi Jawa Barat.
Fase bulan baru atau new moon yakni ketika bulan berada tepat di antara matahari dan bumi. Pada posisi itulah, sisi bulan yang menghadap ke bumi tidak mendapatkan cahaya matahari sama sekali, sehingga permukaannya akan tampak gelap. Fase ini juga sering disebut sebagai fase awal bulan atau bulan mati.
Baca Juga: Menkes Budi Gunadi Sadikin: Perempuan Jangan Mau Sama Cowok Perokok, Red Flag!
Dikutip dalam buku Oseanografi (2016: 91), menurut Widya Prarikeslan fase bulan baru bisa saja memicu terjadinya gerhana matahari, meskipun tidak selalu terjadi. Di momen ini, bulan berpotensi menutupi sinar matahari yang menuju ke bumi, hal inilah yang membuat permukaan bulan tidak terlihat dari bumi.
Situasi tersebut pada akhirnya dapat menyebabkan peningkatan tinggi permukaan air laut secara signifikan, yang kemudian memunculkan banjir rob, yaitu masuknya air laut ke wilayah pesisir yang lebih rendah akibat pasang laut atau gelombang yang meninggi.
Banjir rob terjang pesisir sukabumi Rabu 31 Desember 2025. | Sukabumiupdate.com.
Daerah Pesisir yang Berpotensi Terdampak
Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, fenomena Fase Bulan Baru pada 19 Januari 2026, berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum, di antaranya:
- Pesisir Sumatera Utara
- Pesisir Kep. Riau
- Pesisir Sumatra Barat
- Pesisir Jambi
- Pesisir Kepulauan Bangka Belitung
- Pesisir Banten
- Pesisir Jakarta
- Pesisir Jawa Barat
- Pesisir Jawa Tengah
- Pesisir Jawa Timur
- Pesisir Nusa Tenggara Barat
- Pesisir Kalimantan Timur
- Pesisir Kalimantan Selatan
- Pesisir Kalimantan Tengah
- Pesisir Kalimantan Barat
Potensi Banjir Rob di Pesisir Jawa Barat
Potensi banjir rob diperkirakan terjadi di wilayah Pesisir Jawa Barat dalam beberapa periode ke depan. Untuk wilayah Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang, banjir rob berpotensi terjadi pada 13–20 Januari 2026 serta 28 Januari–3 Februari 2026.
Sementara itu, wilayah Pesisir Selatan Jawa Barat yang meliputi Cianjur, Sukabumi, Garut, Tasikmalaya, dan Pangandaran berpotensi terdampak pada 19–22 Januari 2026 serta 31 Januari–5 Februari 2026.
BMKG mengimbau akan potensi banjir pesisir yang secara umum berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.
Masyarakat juga dihimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari Pasang Maksimum Air Laut.
Editor : Ikbal Juliansyah