SUKABUMIUPDATE.com - Gempabumi kembali mengguncang wilayah Sukabumi Jawa Barat dan sekitarnya, pada Minggu (15/3/2025) pukul 00.36 WIB. Data update yang dirilis Wilayah 2 menyebut jika gempa ini memiliki parameter update dengan magnitudo M=4,1. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 6.97 LS dan 106.98 BT atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 8 km Tenggara Kota Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 5 km.
Masih menurut BMKG Wilayah 2 jika gempabumi yang mengguncang Sukabumi kali ini merupakan gempa tektonik dangkal “Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif.” tulis BMKG Wilayah 2 di media sosialnya.
Baca Juga: Gempa M4,2 Dangkal Guncang Sukabumi, Episentrum di Karangjaya Gegerbitung
Lalu apa itu itu gempabumi dangkal dan bagaimana dampaknya? Mengutip dari laman bbmkg.3bmkg.go.id, gempabumi adalah peristiwa bergetarnya bumi akibat pelepasan energi di dalam bumi secara tiba-tiba yang bisa disebabkan oleh aktivitas gunung api (gempa vulkanik) atau oleh aktivitas lempeng bumi (gempa tektonik).
Akumulasi energi penyebab terjadinya gempabumi dihasilkan dari pergerakan lempeng-lempeng tektonik. Energi yang dihasilkan dipancarkan ke segala arah berupa gelombang gempabumi sehingga efeknya dapat dirasakan sampai ke permukaan bumi. Berdasarkan kedalamannya gempa bumi dibedakan menjadi 3, yaitu :
1. Gempa bumi dalam
Gempa bumi dalam adalah gempa bumi yang hiposentrumnya (pusat gempa) berada lebih dari 300 km di bawah permukaan bumi (di dalam kerak bumi).
Baca Juga: Warga Panik, P2BK Gegerbitung Pantau Dampak Gempa M4,2 Sukabumi
2. Gempa bumi menengah
Gempa bumi menengah adalah gempa bumi yang hiposentrumnya berada antara 60 km sampai 300 km di bawah permukaan bumi.gempa bumi menengah pada umumnya menimbulkan kerusakan ringan dan getarannya lebih terasa.
3. Gempa bumi dangkal
Gempa bumi dangkal adalah gempa bumi yang hiposentrumnya berada kurang dari 60 km dari permukaan bumi. Gempa bumi ini biasanya menimbulkan kerusakan yang besar karena titik gempa sangat dekat dengan permukaan.
Sukabumi sendiri merupakan daerah yang dilewati oleh salah satu sesar aktip di Jawa Barat yakni Sesar Cimandiri. Menurut laman geologi.co.id, Sesar Cimandiri adalah sesar atau patahan geser aktif yang berada di Jawa Barat dan diperkirakan panjangnya kurang lebih 100 kilometer yang membentang dari Pelabuhanratu, Sukabumi, sampai Perbukitan Walat. Sedangkan, segmen bagian timur sesar ini membentang dari perbatasan Sukabumi, Cianjur, dan membentang hingga Gunung Tangkuban Perahu di Kabupaten Bandung Barat.
Editor : Dede Imran