SUKABUMIUPDATE.com - Setelah fenomena hujan meteor Lyrid pada bulan April lalu, kita akan kembali disuguhkan fenomena hujan meteor pada pekan pertama bulan Mei ini.
Kali ini giliran hujan meteor Eta Aquarid yang akan menghiasi langit malam. Menariknya fenomena astronomi ini bisa dilihat dengan mata telanjang atau tanpa bantuan alat seperti teleskop atau sebagainya.
Dikutip dari laman Langit Selatan rangkaian hujan meteor ini sebenarnya terjadi mulai tanggal 19 April – 28 Mei. Namun baru akan mencapai puncaknya pada tanggal 5 dan 6 Mei mendatang.
Hujan meteor Eta Aquarid sendiri berasal dari sisa komet Halley. Hujan meteor tersebut akan tampak datang dari rasi Aquarius dan bisa diamati setelah lewat tengah malam sampai jelang fajar, setelah rasi Aquarius terbit pukul 01:23 WIB.
Baca Juga: Terjadi 2 Purnama "Flower Moon" dan "Blue Moon", Daftar Fenomena Langit Mei 2026
Saat dalam fase puncaknya kita bisa mengamati banyak meteor melintas yang tampak seperti bintang jatuh sekitar 10-30 meteor per jam.
Meteor Eta Aquarid yang berasal dari sisa komet Halley ini bergerak dengan kecepatan 66,9 km/detik. Namun, tantangan datang dari satelit alami Bumi yakni Bulan yang sedang berada dalam ukuran 84%.
Kondisi tersebut tentu cukup terang sehingga cahayanya bisa mengganggu penglihatan kita yang akan mengamati hujan meteor tersebut.
Itulah sedikit informasi mengenai fenomena langit hujan meteor Eta Aquarid yang akan terjadi di pekan pertama bulan Mei 2026.
Editor : Dede Imran