Sukabumi Update

Fenomena Super New Moon 17 Mei, Waspada Potensi Banjir ROB di Pesisir Sukabumi

Ilustrasi - Super New Moon Mei 2026, BMKG: Potensi Banjir ROB di Pesisir Sukabumi. (Sumber : AI/ChatGPT).

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi terkait adanya Fenomena Super New Moon 17 Mei 2026 (fase bulan perigee dan bulan baru), yang berpotensi terjadinya banjir rob di pesisir Indonesia.

Super New Moon terjadi saat posisi Bulan berada pada titik terdekat dengan Bumi (perigee) pada saat fase bulan baru. Hal ini akan membuat bulan terlihat lebih besar dan lebih terang daripada biasanya. 

Dalam keterangan BMKG, fenomena astronomi ini berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum. Dimana berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir rob berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir, salah satunya pesisir Sukabumi, Jawa Barat.

Banjir rob merendam warung-warung di Pantai Citepus, Kabupaten Sukabumi | Foto : Ilyas SupendiBanjir rob merendam warung-warung di Pantai Citepus, Kabupaten Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi.

Situasi tersebut pada akhirnya dapat menyebabkan peningkatan tinggi permukaan air laut secara signifikan, yang kemudian memunculkan banjir rob, yaitu masuknya air laut ke wilayah pesisir yang lebih rendah akibat pasang laut atau gelombang yang meninggi.

Prediksi pasang surut air laut, potensi banjir pesisir (rob) diperkirakan terjadi di wilayah pesisir Jawa Barat pada awal hingga pertengahan Mei 2026. Berikut diantaranya:

  • Pesisir Subang, Indramayu, dan Cirebon: 11 - 15 dan 22 - 27 Mei 2026 
  • Pesisir Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang: 14 - 21 Mei 2026
  • Pesisir Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Garut, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Tasikmalaya dan, Kabupaten Pangandaran: 15 - 22 Mei 2026 

BMKG juga mengimbau bahwa fenomena Super New Moon ini perlu diantisipasi karena dapat berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.

 

Editor : Ikbal Juliansyah

Tags :
BERITA TERKAIT