Sukabumi Update

Informasi Tinggi Gelombang Perairan Sukabumi Capai 3 Meter pada Kamis 28 Mei 2026

Informasi Tinggi Gelombang Perairan Sukabumi. (Sumber : BMKG).

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Kelas I Tanjung Priok Jakarta mengeluarkan prakiraan cuaca maritim untuk Perairan Sukabumi, Jawa Barat. Dalam prakiraan tersebut, tinggi gelombang di wilayah perairan Sukabumi diprediksi mencapai 3 meter pada Kamis (28/05/2026).

Berdasarkan data BMKG, prakiraan berlaku mulai 28 Mei 2026 pukul 07.00 WIB hingga 29 Mei 2026 pukul 06.00 WIB. Pada periode awal, tinggi gelombang signifikan berkisar antara 3,20 hingga 2,90 meter. 

Gelombang tertinggi diperkirakan terjadi pada Kamis (28/5/2026) pagi hari pukul 09.00 WIB dengan ketinggian mencapai 3,30 meter. Tinggi gelombang Pada hari Kamis (28/05/2026), rata-rata berkisar pada angka 3 meter.

Baca Juga: Ban Tubeless Sering Kempes? Simak Mungkin Inilah 6 Penyebabnya

Sementara itu, pada Jumat 29 Mei 2026, hingga Minggu 31 Mei 2026, prakiraan tinggi gelombang secara bertahap mengalami penurunan. Meski demikian, tinggi gelombang masih berada pada kisaran 3 hingga 2 meter yang tetap perlu diwaspadai oleh nelayan maupun pengguna jasa transportasi laut.

BMKG mencatat arah angin dominan bertiup dari timur hingga tenggara dengan kecepatan berkisar 4 hingga 14 knot. Adapun kecepatan angin maksimum atau wind gust mencapai 23 knot. Kondisi tersebut turut memengaruhi dinamika gelombang di perairan selatan Sukabumi.

Selain itu, suhu udara di wilayah perairan Sukabumi diperkirakan berada pada rentang 25 hingga 30 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 70 hingga 82 persen. Arus permukaan laut bergerak dominan ke arah tenggara dengan kecepatan rata-rata di atas 1 knot.

Baca Juga: Postingan Menu MBG Jampangtengah Sukabumi Viral, Ini Jawaban Menohok SPPG

BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di Perairan Sukabumi, Jawa Barat. Tinggi gelombang diperkirakan mencapai 3,3 meter sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan. 

Sumber: Maritim BMKG

Editor : Ikbal Juliansyah

Tags :
BERITA TERKAIT