Sukabumi Update

Bakal Ada Strawberry Moon, Daftar Fenomena Langit Menarik Sepanjang Bulan Juni 2026

Ilustrasi - Fenomena langit strawberry moon (Sumber : AI chatGPT)

SUKABUMIUPDATE.com - Langit malam pada Juni 2026 diprediksi akan dipenuhi berbagai fenomena astronomi menarik yang sayang untuk dilewatkan.

Mulai dari pertemuan Venus dan Jupiter yang tampak berdekatan, fase Bulan Baru, Solstis Juni, hingga hujan meteor Juni Bootid dan Strawberry Moon, seluruhnya akan menghiasi langit sepanjang bulan dan dapat disaksikan dari Indonesia pada waktu-waktu tertentu.

Nah, berikut rangkaian fenomena langit yang diprediksi terjadi sepanjang bulan Juni 2026 yang dikutip dari Youtube The Conversation Indonesia dan Langit Selatan.

Baca Juga: 20 Istilah Cuaca Bahasa Sunda, Cara Sesepuh Menyebut Kondisi Alam dan Fenomena Langit

1. Venus dan Jupiter Tampak Berdekatan (8–9 Juni)

Pada tanggal 8 hingga 9 Juni, Venus dan Jupiter akan terlihat berada sangat dekat satu sama lain di langit. Pertemuan dua planet paling terang di Tata Surya ini akan menghadirkan pemandangan yang menarik untuk disaksikan setelah Matahari terbenam.

2. Bulan Baru dan Elongasi Maksimum Merkurius (15 Juni)

Fase Bulan Baru akan terjadi pada 15 Juni, membuat langit malam menjadi lebih gelap sehingga kondisi pengamatan benda-benda langit menjadi lebih ideal. Pada hari yang sama, Merkurius juga mencapai elongasi timur maksimum, yaitu posisi terjauh dari Matahari jika dilihat dari Bumi.

3. Bulan Sabit Muda Hiasi Langit Senja (16–17 Juni)

Sehari setelah fase Bulan Baru, Bulan sabit muda akan tampak menghiasi langit bersama Venus, Jupiter, dan Merkurius. Keempat objek langit tersebut akan terlihat membentuk susunan yang menarik secara visual.

Baca Juga: Fenomena Blue Moon Kembali Muncul, Ini Fakta dan Mitos yang Mengiringinya

4. Solstis Juni (21 Juni)

Fenomena Solstis Juni terjadi ketika Matahari mencapai titik paling utara di langit. Peristiwa astronomi ini menandai dimulainya musim panas di belahan Bumi utara dan musim dingin di belahan Bumi selatan.

5. Puncak Hujan Meteor Juni Bootid (27 Juni)

Hujan meteor Juni Bootid diperkirakan mencapai puncaknya pada 27 Juni. Meteor-meteor tersebut berasal dari sisa debu komet 7P/Pons-Winnecke. Fenomena ini dapat diamati menjelang fajar, meskipun jumlah meteor yang muncul biasanya sulit diprediksi.

6. Kemunculan Strawberry Moon (29 Juni)

Menjelang akhir bulan, tepatnya pada 29 Juni, Bulan akan memasuki fase purnama penuh yang dikenal dengan sebutan Strawberry Moon. Nama tersebut merupakan istilah tradisional yang digunakan untuk menandai waktu panen stroberi di beberapa wilayah Amerika Utara.

Itulah beberapa fenomena langit yang akan terjadi sepanjang Juni 2026. Agar dapat menikmati fenomena-fenomena langit tersebut secara optimal, pengamatan sebaiknya dilakukan dari lokasi yang jauh dari polusi cahaya serta didukung cuaca cerah dan langit yang bersih.

Editor : Dede Imran

Tags :
BERITA TERKAIT