SUKABUMIUPDATE.com - Organisasi perangkat daerah di Kota Sukabumi didorong untuk memanfaatkan AI (Artificial Intelligence) dalam komunikasi publik. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi serta Program Studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) menggelar pelatihan optimalisasi penggunaan AI untuk perangkat daerah.
Pelatihan yang berlangsung selama 3 hari dari 29 Juni hingga 1 Juli 2026 ini diikuti oleh para pengelola media sosial dari berbagai perangkat daerah Pemerintah Kota Sukabumi, termasuk perusahaan umum daerah.
Dosen Teknik Informatika UMMI, Sigit Senjaya, di sela pelatihan menyampaikan bahwa materi yang disampaikan pada pelatihan ini adalah penggunaan AI untuk membuat desain grafis. Para peserta pun diberikan pemahaman bahwa AI hanyalah alat bantu, yang berfungsi untuk mempermudah pembuatan desain grafis.
Baca Juga: Berulang Kali Ditangani, Bocah Penghirup Bensin di Sukabumi Kembali Viral
“Ai ini hanya membantu tidak mengganti desainer grafis itu sendiri, bagaimana untuk mempermudah pembuatan desain grafis,” ucapnya dikutip dari portal Pemkot Sukabumi.
Pelatihan dengan total 84 orang peserta ini berlangsung antusias. Menggunakan metode pemberian teori dan praktik, dengan setiap sesi pelatihan maksimal diikuti oleh 15 orang pengelola media sosial. “Optimalisasi AI harus didukung dengan anggaran memadai, agar penggunaannya semakin maksimal,” sambung Sigit.
“Para peserta terlihat antusias mengikuti pelatihan ini. Bagi ke depannya tidak akan terlepas dari (penggunaan) Artificial Intelligence. AI ini banyak macamnya ada Claude, Chatgpt, dan Gemini. Tapi memang ketika kita menggunakannya ada tingkatannya, ada yang berbayar dan gratis. Berbayar itu kualitasnya semakin baik. Jadi tantangannya adalah bagaimana kita bisa menyediakan AI yang berbayar,” jelasnya.
Baca Juga: Jangan Salah Pilih! Ini Cara Memilih Sunscreen Berdasarkan Jenis Kulit
Diharapkannya peserta bisa mengaplikasikan hasil pelatihan ini di lingkungan kerjanya masing masing. “Mudah - mudahan selesai pelatihan ini, para PIC dari perangkat daerah bisa mengaplikasikannya agar mempermudah dan mempercepat pekerjaan,” tandasnya.
Editor : Fitriansyah