Sukabumi Update

Kota dan Kabupaten Sukabumi Siaga Kekeringan, BMKG Sebut Musim Kemarau 2026 Lebih Panjang

Potensi kekeringan meteorologis wilayah Jawa Barat dasarian III BMKG. (Sumber : BMKG).

SUKABUMIUPDATE.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis informasi potensi kekeringan meteorologis di sejumlah wilayah Jawa Barat pada dasarian III periode 21–31 Juli 2026. Kota dan Kabupaten Sukabumi menjadi salah satu daerah yang masuk dalam kategori Siaga.

Berdasarkan peta potensi kekeringan BMKG, wilayah yang masuk kategori Waspada meliputi Kabupaten Bogor, sementara itu, wilayah dengan kategori Siaga meliputi Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Garut, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Karawang, Kota Bekasi, Kota Cimahi, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Subang, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, Kota Tasikmalaya dan Kota Sukabumi.

BMKG juga telah mengimbau kepada masyarakat bahwa dalam beberapa waktu ke depan, wilayah di Indonesia akan semakin banyak yang diprediksi memasuki musim kemarau.

Dari informasi yang dibagikan BMKG, prakiraannya sebagian besar wilayah Indonesia akan mencapai puncak musim kemarau pada Agustus 2026, yaitu sebanyak 369 ZOM atau sekitar 48,84% luas daratan Indonesia.

Kemudian sebagian wilayah lainnya diprediksi mengalami puncak musim kemarau lebih dulu pada Juli 2026 sebanyak 83 ZOM (12,26%) dan sisanya pada September 2026 sebanyak 169 ZOM (25,41%).

Dengan demikian, saat ini adalah waktu yang tepat untuk mulai bersiap. Menggunakan air dengan lebih bijak adalah pilihan utama, lalu menjaga kesehatan saat cuaca makin panas sangat perlu diperhatikan. Selain itu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kekeringan maupun kebakaran hutan dan lahan juga jangan dianggap remeh.

"Musim kemarau di Indonesia pada tahun 2026 ini diprediksi lebih kering dan lebih Panjang dibanding rata-rata normalnya. Kondisi ini memerlukan penyesuaian ekstra mengingat adanya peluang El Nino," tulis BMKG dalam keterangannya.

BMKG juga membagikan tips yang dapat dilakukan saat menghadapi musim kemarau 2026:

  • Hemat memakai air
  • Minum air cukup 2 liter sehari
  • Jangan buang puntung rokok sembarangan
  • pakai baju berbahan ringan dan menyerap keringat
  • Pakai masker jika Udara kering dan berdebu

Diakhri BMKG mengimbau kepada masyarakat untuk mengantisipasi dampak yang mungkin ditimbulkan, seperti berkurangnya ketersediaan air bersih, meningkatnya risiko kekeringan pada sektor pertanian, dan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.









Editor : Ikbal Juliansyah

Tags :
BERITA TERKAIT