SUKABUPDATE.com - Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika atau BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia. Khusus untuk selatan Jawa, potensi gelombang tinggi diprediksi masih akan berlangsung hingga 15 Agustus 2026.
Dikutip dari portal maritim BMKG, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Tenggara hingga Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 4 - 26 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Timur hingga Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 6 - 30 knot.
Baca Juga: Landmark Alun-alun Gadobangkong Berubah Wajah, Disperkim Sukabumi Pilih Beton agar Lebih Awet
Berikut kategori potensi gelombang tinggi di perairan Indonesia hingga 15 Agustus 2026:
SEDANG (1.25 ~ 2.5 m)
- Selat Malaka bagian utara
- Laut Jawa
- Samudera Hindia selatan NTT
- Laut Arafuru bagian tengah
- Samudera Pasifik utara Maluku Utara
TINGGI (2.5 ~ 4.0 m)
- Samudera Hindia barat Aceh
- Samudera Hindia barat Kep. Nias
- Samudera Hindia barat Kep. Mentawai
- Samudera Hindia barat Bengkulu
- Samudera Hindia selatan Jawa Barat
- Samudera Hindia selatan Jawa Timur
- Samudera Hindia selatan Bali
- Samudera Hindia selatan NTB
SANGAT TINGGI (4.0 ~ 6.0 m)
- Samudera Hindia barat Lampung
- Samudera Hindia selatan DI Yogyakarta
- Samudera Hindia selatan Jawa Tengah
Baca Juga: Wajah Baru Pimpinan Baznas Kota Sukabumi dan Target Rp16 Miliar Per Tahun
BMKG menghimbau nelayan, warga pesisir dan yang beraktivitas di pantai untuk selalu mengikuti arahan petugas lapangan.
Editor : Fitriansyah