Sukabumi Update

Fenomena Bulan Baru Pesisir Sukabumi Potensi Banjir ROB September 2026, Ini Tanggalnya

Ilustrasi - Fase New Moon berpotensi terjadinya banjir ROB di kawasan pesisir Sukabumi. (Sumber : AI/ChatGPT)

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada September 2026, mengeluarkan peringatan dini terkait potensi adanya Fenomena Fase Bulan Baru yakni ketika bulan berada tepat di antara matahari dan bumi.

Dalam keterangan BMKG, kedua fenomena astronomi ini berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum. Dimana berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir rob berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir, salah satunya pesisir Sukabumi, Jawa Barat.

Dikutip dalam buku Oseanografi (2016: 91), menurut Widya Prarikeslan fase bulan baru (New Moon) bisa saja memicu terjadinya gerhana matahari, meskipun tidak selalu terjadi. Dalam momen ini, bulan berpotensi menutupi sinar matahari yang menuju ke bumi, hal inilah yang membuat permukaan bulan tidak terlihat dari bumi.

BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sukabumi 20 Desember–31 Desember 2025.BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sukabumi September 2026.

Situasi tersebut pada akhirnya dapat menyebabkan peningkatan tinggi permukaan air laut secara signifikan, yang kemudian memunculkan banjir rob, yaitu masuknya air laut ke wilayah pesisir yang lebih rendah akibat pasang laut atau gelombang yang meninggi.

Baca Juga: Meski Menang di Laga Perdana Liga Champions 2026/2027, Cesc Fabregas Tegaskan Como Tak Boleh Jumawa

Prediksi pasang surut air laut, potensi banjir pesisir (rob) diperkirakan terjadi di wilayah pesisir Jawa Barat pada 13-15 September 2026 diantaranya: 

  • Pesisir Kabupaten Sukabumi 
  • Pesisir Kabupaten Garut 
  • Pesisir Kabupaten Cianjur 
  • Pesisir Kabupaten Tasikmalaya
  • Pesisir Kabupaten Pangandaran 

Fenomena ini perlu diantisipasi karena dapat berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.



Editor : Ikbal Juliansyah

Tags :
BERITA TERKAIT