Sukabumi Update

BMKG Cuaca Panas di Oktober Masih Berlangsung, Di Jabar Suhu Tembus 38,5 Derajat Celsius

Ilustrasi. Cuaca Panas Masih Melanda Indonesia, El Nino Sangat Kuat. (Sumber : Freepik)

SUKABUMIUPDATE.com - Kondisi cuaca panas dan relatif kering masih berlangsung di sejumlah wilayah Indonesia pada pertengahan Oktober 2026.

“Suhu udara maksimum tercatat mencapai 38,5 derajat Celsius di Jawa Barat serta 38 derajat Celsius di Lampung dan Jawa Tengah pada 17 Oktober 2026. Sementara itu, suhu maksimum di Jawa Timur mencapai 38 derajat Celsius pada 16 Oktober 2026,” tulis BMKG.

Kondisi tersebut terjadi di tengah minimnya tutupan awan di sejumlah wilayah Indonesia yang dikaitkan dengan pengaruh fenomena El Niño sangat kuat dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif.

Berkurangnya tutupan awan dan terbatasnya curah hujan dapat meningkatkan pemanasan permukaan pada siang hari. Kondisi ini juga berpotensi mempercepat pengeringan vegetasi sehingga meningkatkan kerentanan terhadap kebakaran hutan dan lahan.

Baca Juga: Sinopsis Film Beautiful Pain Angkat Kisah Perempuan yang Berjuang Merebut Kembali Hak Asuh Anak

Berdasarkan prakiraan curah hujan untuk periode dasarian III Oktober hingga dasarian II November 2026, sebagian besar wilayah Indonesia masih diprediksi mengalami curah hujan kategori rendah hingga menengah, yakni 0–150 milimeter per dasarian.

Cuaca Sukabumi

Sementara itu berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG di wilayah Sukabumi, Jawa Barat, berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang pada Rabu, (21/10/2026). Berdasarkan prakiraan cuaca, potensi hujan diperkirakan terjadi pada siang hingga sore hari di sejumlah wilayah, termasuk Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Sementara itu, kondisi cuaca di Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, terpantau cerah dengan suhu udara mencapai 31 derajat Celsius pada Rabu (21/10/2026) pukul 13.00 WIB. Kelembapan udara tercatat sebesar 41 persen, dengan kecepatan angin sekitar 5 kilometer per jam dari arah barat daya.

Meski demikian, warga yang tengah beraktivitas di luar ruangan merasakan cuaca terik yang menyengat. Hal itu dirasakan oleh Muhammad Nada warga Warudoyong saat dirinya hendak keluar rumah untuk beli jajanan. 

“Panas mas, saya mau ke warung beli minuman, panas bikin gerah cuacanya,” ujarnya kepada Sukabumiupdate.com.

Baca Juga: Istilah Sikap Manusia dalam Bahasa Sunda: Handap Asor, Beurat Birit

Berdasarkan prakiraan cuaca wilayah Jawa Barat pada 21 Oktober 2026, kondisi pagi hari pukul 07.00 hingga 13.00 WIB diperkirakan cerah hingga cerah berawan.

Memasuki siang hingga sore hari, pukul 13.00 hingga 19.00 WIB, cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kota Depok, Kabupaten dan Kota Bogor, Kabupaten dan Kota Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, serta Kabupaten Garut.

Pada malam hari pukul 19.00 hingga 01.00 WIB, cuaca diperkirakan cerah berawan hingga berawan. Sementara itu, pada dini hari pukul 01.00 hingga 07.00 WIB, kondisi cuaca diprakirakan cerah hingga cerah berawan.

Adapun suhu udara di wilayah Jawa Barat diperkirakan berkisar antara 15 hingga 36 derajat Celsius, dengan kelembapan udara 40–90 persen. Angin diprakirakan bertiup dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 5–40 kilometer per jam.

Baca Juga: Sanghyang Lawang Cipatat: Mengenal Bentang Alam Karst dan Gua Kapur yang Unik

Imbauan bagi Masyarakat

BMKG mengimbau kepada masyarakat untuk etap mengantisipasi dampak cuaca panas dan kondisi udara yang lebih kering, terutama saat beraktivitas di luar ruangan pada siang hari.

Penggunaan tabir surya dapat membantu mengurangi dampak paparan sinar ultraviolet. Selain itu, masyarakat disarankan menjaga kecukupan cairan tubuh untuk mencegah dehidrasi dan kelelahan akibat paparan panas.

 

Editor : Ikbal Juliansyah

Tags :
BERITA TERKAIT