TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Sukabumi Update

Bahaya Penggunaan Minyak Goreng Jelantah, Bisa Bikin Kolesterol!

Ilustrasi. Minyak Goreng Jelantah (Sumber : Instagram/@tamanharmonijeruksawit)

SUKABUMIUPDATE.com - Belakangan viral soal nasi yang menggunakan minyak jelantah sebagai bahan penggorengnya. Minyak jelantah disebut-sebut menambah rasa gurih dari sajian kuliner yang dibuat.

Minyak jelantah adalah istilah yang digunakan untuk menyatakan minyak goreng yang dipakai berulang-ulang. Biasanya, minyak jelantah ini berwarna gelap bahkan coklat kehitaman.

Banyak orang menggunakan kembali minyak goreng yang sama berulang kali untuk meminimalkan pemborosan. Padahal hal itu dapat menimbulkan dampak buruk pada kesehatan secara umum.

Baca Juga: Pikat Turis Timur Tengah, Karang Kontol Sukabumi Diserbu Wisatawan saat Libur Imlek

Melansir Hindustan Times via Tempo, memanaskan kembali minyak goreng menyebabkan pelepasan zat beracun sekaligus meningkatkan radikal bebas dalam tubuh yang mengakibatkan peradangan dan berbagai penyakit kronis.

Pedoman Standar Keamanan Makanan India menyatakan pemanasan ulang harus dihindari dan apabila Anda harus menggunakan kembali minyak. Maksimal tiga kali diizinkan untuk menghindari pembentukan lemak trans.

Bahaya Penggunaan Minyak Goreng Jelantah

1. Lepaskan Zat Beracun

Setiap kali minyak dipanaskan, molekul lemaknya sedikit terurai. Hal ini menyebabkannya mencapai titik asapnya dan mengeluarkan bau yang tidak sedap, lebih cepat setiap kali digunakan. Ketika ini terjadi, zat tidak sehat dilepaskan baik ke udara maupun ke dalam makanan yang dimasak.

Baca Juga: 6 Bahasa Tubuh Wanita Jatuh Cinta, Salah Satunya Selalu Tersenyum Padamu

Editor : Nida Salma Mardiyyah

Tags :
BERITA TERKAIT