Sukabumi Update

6 Buah-buahan yang Sebaiknya Dihindari Penderita Asam Lambung, Yuk Simak Apa Saja!

Ilustrasi - 6 Buah-buahan yang Sebaiknya Dihindari Penderita Asam Lambung, Yuk Simak Apa Saja! (Sumber : pexels.com/Melike A.)

SUKABUMIUPDATE.com - Penderita asam lambung perlu memilih dengan hati-hati saat mengonsumsi makanan termasuk buah-buahan.

Hal ini karena beberapa buah memiliki kandungan asam yang tinggi atau dapat memicu peningkatan produksi asam lambung.

Berikut adalah beberapa buah yang sebaiknya dihindari oleh penderita asam lambung agar tidak menimbulkan masalah kesehatan.

1. Jeruk dan Buah Citrus lainnya

Buah-buahan seperti jeruk, lemon, lime, dan grapefruit mengandung asam sitrat yang dapat meningkatkan keasaman lambung.

Baca Juga: 5 Buah-buahan Tinggi Purin yang Sebaiknya Dihindari Penderita Asam Urat

2. Tomat

Meski benyak yang menganggapnya sebagai sayuran, namun tak sedikit pula yang menganggap tomat sebagai buah. Dan bagi penderita asam lambung, tomat juga mengandung asam yang dapat menyebabkan iritasi pada lambung.

3. Buah Beri

Buah-buahan beri seperti stroberi, raspberry, dan blueberry bisa menjadi pemicu gejala asam lambung pada beberapa orang.

4. Nanas

Nanas mengandung enzim bromelain yang dapat meningkatkan produksi asam lambung.

Baca Juga: 6 Buah-buahan Tinggi Gula yang Sebaiknya Dihindari Penderita Diabetes

5. Buah Asam Lainnya

Buah-buahan lain yang memiliki rasa asam seperti kiwi, anggur, dan kiwi juga dapat menyebabkan masalah pada penderita asam lambung.

6. Buah Kering

Buah kering seperti kismis, aprikot kering, dan plum kering memiliki konsentrasi gula yang tinggi dan dapat menyebabkan reaksi asam lambung pada beberapa individu.

Baca Juga: Bisa Jaga Tekanan Darah, 8 Buah-buahan Tinggi Kalium yang Bagus Untuk Penderita Hipertensi

Meskipun buah-buahan ini dapat memicu gejala asam lambung pada sebagian orang, respons terhadap makanan dapat bervariasi.

Penting untuk memperhatikan bagaimana tubuh Anda bereaksi setelah mengonsumsi makanan tertentu dan berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk saran yang lebih spesifik sesuai dengan kondisi masing-masing.

Editor : Dede Imran

Tags :
BERITA TERKAIT