Sukabumi Update

Hati-Hati! 9 Makanan Favorit Ini Ternyata Bisa Memicu Alergi

Ilustrasi makanan penyebab alergi (Sumber : Freepik)

SUKABUMIUPDATE.com - Alergi makanan adalah kondisi ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi berlebihan terhadap protein tertentu dalam makanan seolah-olah zat itu berbahaya. Reaksi alergi dapat muncul dalam hitungan menit hingga beberapa jam setelah makan dan gejalanya dapat ringan seperti gatal-gatal, ruam, atau gangguan pencernaan, hingga parah seperti anafilaksis, yaitu reaksi yang mengancam nyawa. Dikutip dari Food Allergy Research & Education (FARE), sembilan jenis makanan umum ini menyebabkan sekitar 90% dari semua reaksi alergi makanan.  Berikut ini adalah 9 makanan favorit yang sering memicu alergi dan perlu diwaspadai:

1. Susu dan Produk Susu

Susu sapi mengandung protein seperti kasein dan whey yang adalah pemicu alergi makanan yang sangat umum, terutama pada anak bayi dan balita. Banyak anak alergi susu biasanya dapat tumbuh dari alerginya saat usia bertambah. Gejalanya bisa berupa ruam, muntah, hingga gangguan pernapasan.

Baca Juga: Tak Sekadar Lalapan, Ini 10 Manfaat Daun Selada untuk Kesehatan

2. Telur

Alergi telur umumnya disebabkan oleh protein dalam putih telur, meskipun beberapa orang juga alergi pada protein kuning telur. Alergi ini sering ditemukan pada anak, tapi beberapa bisa bertahan hingga dewasa. Reaksi alergi bisa muncul dalam bentuk gatal, biduran, atau gangguan pencernaan.

3. Kacang Tanah

Kacang tanah merupakan salah satu makanan pemicu alergi yang paling serius karena dapat menyebabkan reaksi berat, termasuk anafilaksis. Reaksi terhadap kacang tanah seringkali berlangsung seumur hidup. 

4. Kacang Pohon

Kacang pohon seperti almond, kenari, mete, dan pistachio juga berpotensi memicu alergi. Orang yang alergi terhadap satu jenis kacang pohon seringkali sensitif terhadap jenis lainnya juga. 

5. Ikan

Alergi ikan sering terjadi pada orang dewasa dan dapat menyebabkan muntah, diare, atau reaksi alergi berat. Alergi ini biasanya tidak hilang dengan bertambahnya usia. 

Baca Juga: Tidak Selalu Bahaya! 9 Manfaat Positif Video Game bagi Anak Jika Digunakan dengan Bijak

6. Kerang dan Seafood

Udang, kepiting, kerang, serta berbagai jenis seafood lainnya adalah pemicu alergi umum. Kadang, bahkan bau saat memasak seafood dapat menimbulkan reaksi pada orang yang sangat sensitif. Gejalanya antara lain gatal, pembengkakan, hingga sesak napas.

7. Gandum

Alergi gandum berbeda dari intoleransi gluten karena merupakan respons imun terhadap protein dalam gandum itu sendiri. Gejalanya bisa berupa gatal, gangguan pencernaan, atau ruam. 

8. Kedelai

Kedelai dan produk olahannya seperti tahu atau susu kedelai juga sering menyebabkan reaksi alergi, terutama pada anak-anak. 

9. Sesame (Biji Wijen)

Sesame kini diakui sebagai salah satu alergen utama di banyak negara karena prevalensinya yang meningkat dan kemampuannya untuk memicu reaksi serius. 

Gejala alergi makanan dapat bervariasi, mulai dari gatal-gatal, ruam kulit, bengkak pada wajah, hingga gangguan saluran pencernaan seperti muntah dan diare. Reaksi parah bisa menyebabkan kesulitan bernapas atau syok anafilaksis, yang memerlukan pertolongan medis darurat. 

Meskipun banyak dari makanan di atas adalah favorit bagi banyak orang, mereka dapat memicu reaksi alergi pada sebagian individu. Mengenal makanan pemicu dan gejalanya dapat membantu mencegah reaksi yang tidak diinginkan dan menjaga kualitas hidup tetap optimal.

Baca Juga: DEEP Indonesia: Usulan Pilkada oleh DPRD Adalah Langkah Mundur Demokrasi dan Membuka Peluang Karpet Merah Bagi Oligarki Daerah

Sumber: Healthline, FARE

Editor : Silvi Maharani

Tags :
BERITA TERKAIT