SUKABUMIUPDATE.com — Jotang, tanaman liar yang juga dikenal dengan sebutan, legetan, getang atau gulang (Acmella paniculata/Acmella paniculata), kini mulai mendapat perhatian untuk dikembangkan di Kabupaten Sukabumi. Pengembangan Jotang kini digarap oleh Paguyuban Petani Jampang Manggung yang beralamat di Kampung Cikontrang, Desa Purabaya, Kecamatan Purabaya.
Ketua Paguyuban Petani Jampang Manggung, Andri Keling (42 tahun), menjelaskan bahwa Jotang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai komoditas minyak atsiri unggulan baru sebagai bahan baku pengobatan.
“Jotang sangat melimpah di wilayah Pajampangan. Bunganya berwarna kuning dan memiliki rasa pedas, selama ini dimanfaatkan sebagai obat tradisional, terutama untuk sakit gigi. Melihat ketersediaannya yang melimpah, kami melihat peluang besar untuk meningkatkan nilai tambahnya melalui pengolahan minyak atsiri,” ujar Andri kepada sukabumiupdate.com, Senin (12/1/2026).
Menurutnya, pengembangan minyak atsiri jotang diharapkan dapat membuka peluang usaha baru sekaligus menambah penghasilan petani. Tidak hanya memanfaatkan tanaman liar, ke depan pengembangannya juga akan diarahkan pada budidaya agar ketersediaan bahan baku lebih terjamin dan berkelanjutan.
Baca Juga: Realisasi Bantuan Rp10 Juta: Pemprov Jabar Verval Penyintas Bencana di Sukabumi
Manfaat Jotang
Selama ini, jotang yang kerap tumbuh dilahan-lahan basah, selain sebagai bahan pangan, (lalapan) juga dikenal memiliki khasiat dalam pengobatan herbal, seperti sakit gigi, diare, hingga daya tahan tubuh karena memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi.
Jotang memiliki senyawa utama yang memberikan efek analgesik (peredanya nyeri) dan stimulan kuat, serta Flavonoid & Fenolik yang memberikan efek antioksidan.
Berikut ini manfaat Jotang yang dirangkum sukabumiupdate.com dari berbagai sumber:
Pereda Nyeri: Mengunyah bunga jotang efektif meredakan sakit gigi, gusi bengkak, seriawan, dan nyeri rematik karena efek analgesik kuat dari spilanthol.
Anti-inflamasi & Antioksidan: Melawan peradangan dan radikal bebas, meningkatkan daya tahan tubuh, serta kaya senyawa fenolik dan flavonoid.
Kesehatan Mulut: Mengurangi bau mulut dan melawan bakteri penyebab masalah mulut karena sifat antimikroba dan stimulan air liurnya.
Pencernaan: Membantu mengatasi diare, merangsang produksi air liur, melancarkan BAB, dan berpotensi menurunkan kolesterol jahat (LDL).
Diuretik: Membantu melancarkan buang air kecil dan mencegah infeksi saluran kemih.
Lainnya: Berpotensi sebagai agen antimalaria, mempercepat penyembuhan luka, dan membantu mengelola diabetes.
Baca Juga: Diduga Belum Miliki Izin, Pembangunan Pabrik di Kebonpedes Sukabumi Disorot Warga
Cara penggunaan tradisional:
Untuk Sakit Gigi/Mulut: Kunyah langsung bonggol bunga jotang hingga terasa kebas, atau gunakan air rebusannya untuk kumur.
Untuk Pencernaan/Demam: Rebus daun atau bunga jotang lalu minum air rebusannya.
Untuk Gatal/Kulit: Air rebusan daun jotang bisa dioleskan atau digunakan untuk mandi.
Editor : Syamsul Hidayat