SUKABUMIUPDATE.com - Vitiligo sering kali dikenal sebagai masalah kulit yang muncul saat dewasa. Namun, pada kenyataannya kondisi ini juga dapat dialami sejak usia kanak-kanak.
Vitiligo pada anak dapat menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua, bukan hanya dari sisi kesehatan kulit, tetapi juga dampaknya terhadap rasa percaya diri dan kondisi emosional anak.
Vitiligo adalah gangguan pigmentasi yang menyebabkan sebagian area kulit kehilangan warna alaminya. Akibatnya, muncul bercak-bercak putih yang kontras dengan warna kulit di sekitarnya. Selain kulit, perubahan warna juga dapat terjadi pada rambut, alis, bulu mata, bahkan lapisan dalam mulut.
Apa Itu Vitiligo pada Anak?
Vitiligo terjadi ketika sel melanosit, yaitu sel penghasil pigmen melanin berhenti berfungsi atau rusak. Melanin berperan penting dalam memberi warna kulit sekaligus melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Ketika melanosit tidak bekerja dengan baik, warna kulit memudar dan membentuk bercak putih.
Baca Juga: Mengenal Herpes pada Anak: Gejala, Penanganan, dan Cara Pencegahannya
Kondisi ini bisa terjadi pada anak dari berbagai usia, bahkan sejak balita. Meski tidak menular dan tidak membahayakan nyawa, vitiligo sering menimbulkan dampak psikologis karena perbedaan warna kulit yang terlihat jelas, terutama pada anak dengan warna kulit gelap.
Jenis Vitiligo pada Anak
Secara umum, vitiligo pada anak terbagi menjadi dua jenis. Jenis pertama adalah vitiligo segmental, yaitu bercak putih yang hanya muncul di satu area atau satu sisi tubuh. Jenis ini lebih sering ditemukan pada anak-anak dan biasanya tidak menyebar luas.
Jenis kedua adalah vitiligo nonsegmental, yang ditandai dengan bercak putih simetris di kedua sisi tubuh. Area yang sering terkena antara lain tangan, lengan, wajah, sekitar mata, lutut, siku, dan kaki. Jenis ini cenderung berkembang secara perlahan seiring waktu.
Tanda dan Gejala yang Perlu Diperhatikan
Gejala awal vitiligo pada anak biasanya berupa munculnya bercak putih di area kulit yang sering terpapar sinar matahari, seperti wajah, leher, tangan, lutut, dan siku. Seiring waktu, bercak dapat bertambah besar atau menyebar ke bagian tubuh lain.
Baca Juga: Korban Terakhir di Pantai Sunset Cisolok Ditemukan Nelayan Setelah 3 Hari Pencarian
Selain perubahan warna kulit, orang tua juga perlu memperhatikan perubahan warna rambut, alis, atau bulu mata. Pada beberapa kasus, perubahan pigmen juga dapat terlihat di bagian dalam mulut atau hidung. Vitiligo paling sering mulai tampak pada usia 4–5 tahun, meskipun bisa muncul lebih awal.
Penyebab Vitiligo pada Anak
Hingga kini, penyebab pasti vitiligo belum sepenuhnya diketahui. Namun, para ahli meyakini bahwa kondisi ini berkaitan erat dengan gangguan autoimun.
Sistem kekebalan tubuh yang seharusnya melindungi justru menyerang sel melanosit, sehingga produksi pigmen melanin terganggu.
Faktor genetik juga diduga berperan. Anak dengan riwayat keluarga yang memiliki vitiligo memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami kondisi serupa. Selain itu, faktor lingkungan dan stres juga diduga dapat memicu atau memperburuk kondisi vitiligo.
Pilihan Pengobatan yang Tersedia
Vitiligo pada anak memang sulit disembuhkan sepenuhnya, tetapi beberapa metode pengobatan dapat membantu memperbaiki tampilan warna kulit. Dokter dapat merekomendasikan penggunaan krim tertentu, terapi cahaya, atau pengobatan lain sesuai dengan usia dan kondisi anak.
Tujuan utama pengobatan adalah memperlambat perkembangan bercak dan membantu mengembalikan sebagian warna kulit, bukan menghilangkan vitiligo secara total.
Selain perawatan medis, dukungan emosional sangat penting bagi anak dengan vitiligo. Anak mungkin merasa minder, malu, atau berbeda dari teman-temannya. Orang tua perlu memberi pemahaman bahwa vitiligo bukan kesalahan anak dan tidak berbahaya.
Memberikan dukungan positif, membangun rasa percaya diri, serta mengajarkan anak untuk menerima dirinya apa adanya dapat membantu anak tumbuh dengan lebih sehat secara mental dan emosional.
Baca Juga: Bicara Bencana di Rapat Perdana Tahun 2026, Bupati Sukabumi Minta Camat Turun Langsung
Vitiligo pada anak adalah kondisi gangguan pigmentasi kulit yang tidak menular dan tidak berbahaya, tetapi dapat mempengaruhi kepercayaan diri anak. E
Sumber: hellosehat
Editor : Emi Amelia