SUKABUMIUPDATE.com - Makanan fermentasi seperti tempe, kimchi, yogurt, kefir, dan sauerkraut semakin populer karena manfaatnya bagi kesehatan. Proses fermentasi melibatkan mikroorganisme baik yang mengubah komposisi makanan, sehingga menghasilkan nutrisi dan senyawa aktif yang lebih mudah diserap tubuh.
Jika dikonsumsi dengan bijak, makanan fermentasi dapat memberikan dampak positif tidak hanya untuk pencernaan, tetapi juga kesehatan secara menyeluruh.
Dampak Positif Makanan Fermentasi bagi Kesehatan Tubuh
1. Menjaga Keseimbangan Pencernaan
Manfaat utama makanan fermentasi terletak pada kandungan probiotiknya. Probiotik adalah bakteri baik yang membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus. Ketika bakteri baik mendominasi, sistem pencernaan bekerja lebih optimal, sehingga membantu mencegah masalah seperti sembelit, diare, dan perut kembung.
Bagi sebagian orang dengan gangguan pencernaan ringan, konsumsi makanan fermentasi secara teratur dapat membantu mengurangi keluhan.
Baca Juga: 5 Cara Efektif Membiasakan Anak Bangun Pagi untuk Sekolah
2. Membantu Pengelolaan Berat Badan
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa komposisi bakteri usus berperan dalam pengaturan berat badan. Makanan fermentasi dapat membantu meningkatkan keragaman mikrobiota usus, yang berhubungan dengan metabolisme yang lebih sehat.
Selain itu, kandungan protein dan serat pada beberapa makanan fermentasi dapat memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga membantu mengontrol nafsu makan.
3. Meningkatkan Penyerapan Nutrisi
Fermentasi membantu memecah senyawa kompleks dalam makanan, sehingga nutrisi menjadi lebih mudah diserap tubuh. Mineral seperti zat besi, magnesium, dan kalsium dapat terserap lebih optimal setelah melalui proses fermentasi.
Selain itu, bagi orang yang sensitif terhadap laktosa, produk susu fermentasi seperti yogurt dan kefir biasanya lebih mudah dicerna karena kadar laktosanya lebih rendah.
4. Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh
Sebagian besar sistem imun berada di saluran pencernaan. Dengan menjaga kesehatan usus, makanan fermentasi secara tidak langsung membantu memperkuat daya tahan tubuh.
Baca Juga: 11 Tips Penting Memilih Sekolah yang Tepat untuk Anak yang Bisa Orang Tua Lakukan
Probiotik berperan dalam mengatur respons imun, membantu tubuh melawan infeksi, serta mengurangi peradangan kronis. Beberapa jenis makanan fermentasi juga mengandung senyawa antioksidan yang melindungi sel dari kerusakan.
5. Berpotensi Menjaga Kesehatan Jantung
Makanan fermentasi tertentu diketahui dapat membantu menjaga kesehatan jantung. Kandungan serat dan probiotik di dalamnya dapat berkontribusi dalam menurunkan kadar kolesterol dan membantu mengontrol tekanan darah.
Selain itu, aktivitas bakteri baik di usus dapat menghasilkan senyawa yang mendukung kesehatan pembuluh darah.
6. Berpengaruh pada Suasana Hati
Hubungan antara usus dan otak semakin banyak diteliti. Mikrobiota usus berperan dalam produksi neurotransmiter yang memengaruhi suasana hati, seperti serotonin.
Konsumsi makanan fermentasi secara teratur dikaitkan dengan penurunan gejala stres dan kecemasan pada sebagian orang, meskipun penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memperkuat temuan ini.
Baca Juga: Cadel pada Anak: Penyebab, Jenis, dan Cara Tepat Mengatasinya
Makanan fermentasi dapat memberikan banyak manfaat bagi tubuh, mulai dari kesehatan pencernaan hingga dukungan sistem imun dan suasana hati. Dengan konsumsi yang seimbang dan disesuaikan dengan kondisi tubuh, makanan fermentasi bisa menjadi bagian penting dari pola makan sehat sehari-hari.
Sumber: webmd
Editor : Emi Amelia