Sukabumi Update

Sering Tertukar, Ini 5 Cara Membedakan Mual karena Kehamilan dan Asam Lambung

Ilustrasi Sering Tertukar, Ini 5 Cara Membedakan Mual karena Kehamilan dan Asam Lambung (Sumber: pexels.com/@Karolina Grabowska)

SUKABUMIUPDATE.com - Mual adalah keluhan yang cukup umum dan dapat dialami oleh siapa saja. Namun, pada beberapa kondisi tertentu, mual sering menimbulkan kebingungan, terutama saat terjadi pada wanita usia subur. 

Dua penyebab yang paling sering disalahartikan adalah mual akibat kehamilan dan mual karena peningkatan asam lambung. Keduanya sama-sama menimbulkan rasa tidak nyaman di perut, bahkan bisa disertai muntah, tetapi memiliki penyebab serta cara penanganan yang berbeda.

Memahami perbedaan mual hamil dan asam lambung penting agar Anda tidak salah menilai kondisi tubuh dan dapat mengambil langkah yang tepat, termasuk menentukan kapan perlu memeriksakan diri ke dokter.

Perbedaan Mual Hamil dan Asam Lambung

Berikut beberapa aspek yang dapat membantu mengenali perbedaan antara mual akibat kehamilan dan mual karena gangguan asam lambung.

Baca Juga: Jangan Khawatir! Ini 5 Cara Aman dan Efektif Menurunkan Demam di Rumah

1. Waktu Terjadinya Mual

Mual hamil paling sering muncul pada pagi hari dan dikenal sebagai morning sickness. Meski demikian, pada sebagian ibu hamil, mual bisa berlangsung sepanjang hari, terutama pada trimester pertama. Intensitasnya bisa berbeda-beda pada setiap orang.

Sebaliknya, mual akibat asam lambung umumnya muncul setelah makan, terutama bila makan dalam porsi besar, terlambat makan, atau mengonsumsi makanan tertentu. Keluhan ini juga sering terasa lebih berat pada malam hari atau saat berbaring.

2. Gejala yang Menyertai

Mual hamil biasanya disertai muntah, mulut terasa tidak enak, serta kepekaan tinggi terhadap bau atau aroma tertentu. Kondisi ini jarang disertai sensasi panas atau perih di dada.

Pada mual akibat asam lambung, keluhan sering disertai rasa terbakar di dada atau ulu hati, mulut terasa asam atau pahit, sering sendawa, perut kembung, dan rasa tidak nyaman di perut bagian atas. Pada beberapa orang, mual bisa muncul tanpa muntah.

3. Faktor Pemicu

Mual hamil dipicu oleh perubahan hormon selama kehamilan, terutama peningkatan hormon hCG dan estrogen. Selain itu, sensitivitas terhadap bau dan rasa tertentu juga dapat memicu mual, meskipun tidak berkaitan langsung dengan waktu makan.

Baca Juga: 10 Cara Efektif Menumbuhkan Karakter Kepemimpinan Anak Usia Dini

Sementara itu, mual akibat asam lambung lebih sering dipicu oleh pola makan yang tidak teratur, konsumsi makanan pedas, asam, berlemak, atau berminyak, makan terlalu cepat, serta kebiasaan langsung berbaring setelah makan. Stres juga dapat memperburuk kondisi ini.

4. Pengaruh Posisi Tubuh

Perubahan posisi tubuh umumnya tidak terlalu mempengaruhi mual hamil. Mual dapat muncul kapan saja tanpa dipengaruhi posisi duduk, berdiri, atau berbaring.

Berbeda dengan itu, mual akibat asam lambung sering memburuk saat berbaring, membungkuk, atau tidur setelah makan. Hal ini terjadi karena asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan saat tubuh berada dalam posisi tersebut.

5. Cara Penanganan

Mual hamil umumnya akan berkurang dengan sendirinya setelah memasuki trimester kedua. Untuk membantu meredakannya, ibu hamil dianjurkan makan dalam porsi kecil tetapi sering, menghindari bau yang memicu mual, serta mencukupi asupan cairan.

Sebaliknya, mual akibat asam lambung memerlukan perubahan pola makan dan gaya hidup, seperti menghindari makanan pemicu, tidak makan terlalu malam, menjaga berat badan ideal, dan mengelola stres. Pada kondisi tertentu, dokter mungkin akan meresepkan obat sesuai kebutuhan.

Baca Juga: 7 Karakter Anak yang Berpotensi Menjadi Pemimpin di Masa Depan

Kapan Perlu ke Dokter?

Jika mual berlangsung lama, sering kambuh, disertai nyeri hebat, muntah berlebihan, atau sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan penyebab mual dan menentukan penanganan yang aman serta tepat.

Dengan mengenali perbedaan mual hamil dan asam lambung sejak dini, Anda dapat lebih tenang dalam menyikapi keluhan yang muncul dan mengambil langkah yang sesuai untuk menjaga kesehatan.

Sumber: alodokter

Editor : Emi Amelia

Tags :
BERITA TERKAIT