SUKABUMIUPDATE.com - Anemia adalah kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah merah sehat atau kadar hemoglobin (Hb) terlalu rendah. Hemoglobin sendiri berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh. Ketika jumlahnya menurun, tubuh akan kekurangan oksigen sehingga muncul gejala seperti cepat lelah, pusing, lemas, wajah pucat, hingga sulit fokus.
Agar lebih waspada, berikut ini adalah 7 penyebab anemia paling umum yang sering terjadi dan kadang tidak disadari.
1. Kekurangan Zat Besi (Defisiensi Zat Besi)
Penyebab anemia yang paling sering terjadi adalah kekurangan zat besi. Tubuh membutuhkan zat besi untuk membentuk hemoglobin. Jika asupan zat besi tidak cukup, produksi hemoglobin akan menurun dan sel darah merah menjadi lebih sedikit. Kondisi ini sering dialami oleh:
- wanita yang sedang menstruasi
- ibu hamil
- remaja yang sedang tumbuh
- orang dengan pola makan kurang seimbang
Sumber zat besi bisa didapat dari daging merah, hati, ayam, ikan, bayam, tempe, tahu, serta kacang-kacangan.
Baca Juga: 15 Makanan Tinggi Zat Besi: Cegah Anemia dan Jaga Badan Tetap Fit
2. Kehilangan Darah (Pendarahan)
Pendarahan juga merupakan penyebab anemia yang sangat umum, baik terjadi secara tiba-tiba maupun perlahan. Beberapa kondisi yang bisa menyebabkan kehilangan darah antara lain:
- menstruasi berlebihan (menorrhagia)
- pendarahan akibat luka atau kecelakaan
- wasir
- pendarahan pada saluran pencernaan (misalnya tukak lambung atau polip usus)
Yang perlu diwaspadai, pendarahan di saluran pencernaan sering tidak terlihat jelas karena darah bisa keluar bersama feses dalam jumlah sedikit namun terus-menerus.
3. Kekurangan Vitamin B12
Vitamin B12 berperan penting dalam pembentukan sel darah merah. Jika tubuh kekurangan vitamin ini, sel darah merah bisa menjadi tidak normal dan tidak mampu bekerja dengan baik, sehingga menyebabkan anemia. Kekurangan vitamin B12 biasanya dialami oleh:
- orang yang jarang mengonsumsi produk hewani
- vegetarian/vegan tanpa pengganti nutrisi yang tepat
- orang dengan gangguan penyerapan di lambung atau usus
Sumber vitamin B12 bisa ditemukan pada daging, telur, susu, ikan, dan produk olahan hewani lainnya.
4. Kekurangan Asam Folat (Folat)
Selain B12, folat atau vitamin B9 juga dibutuhkan untuk membentuk sel darah merah. Kekurangan folat dapat menyebabkan anemia, terutama pada ibu hamil karena kebutuhan folat meningkat selama masa kehamilan.Folat banyak ditemukan dalam:
- sayuran hijau (bayam, brokoli)
- alpukat
- kacang-kacangan
- jeruk
- hati ayam atau sapi
Jika kekurangan folat dibiarkan, risiko komplikasi kehamilan juga dapat meningkat.
Baca Juga: Peningkatan Kompetensi SDM Keluarga Melalui Gerakan Ibu Ngajar Ngaji
5. Gangguan Penyerapan Nutrisi
Kadang seseorang sudah makan cukup, tetapi tetap mengalami anemia karena tubuh tidak mampu menyerap nutrisi dengan baik. Beberapa penyebab gangguan penyerapan ini meliputi:
- penyakit celiac
- penyakit Crohn
- gangguan lambung
- operasi saluran pencernaan tertentu
Kondisi ini bisa membuat tubuh sulit menyerap zat besi, vitamin B12, dan folat, sehingga anemia lebih mudah terjadi.
6. Kelainan Darah atau Genetik
Anemia juga bisa disebabkan oleh kelainan darah bawaan atau gangguan genetik yang memengaruhi bentuk dan fungsi sel darah merah. Beberapa contohnya:
- thalassemia
- anemia sel sabit (sickle cell anemia)
- gangguan sumsum tulang (misalnya aplastic anemia)
Jenis anemia ini biasanya memerlukan pemeriksaan medis lebih lanjut karena tidak cukup diatasi hanya dengan makan makanan bergizi.
Anemia bukan hanya soal kurang darah, tetapi bisa terjadi karena berbagai faktor. 7 penyebab anemia paling umum yang sering tidak disadari meliputi kekurangan zat besi, kehilangan darah, kekurangan vitamin B12, kekurangan folat, gangguan penyerapan nutrisi, penyakit kronis, hingga kelainan darah bawaan.
Dengan mengenali penyebabnya sejak dini, kamu bisa mencegah anemia menjadi lebih parah dan menjaga tubuh tetap sehat serta bertenaga.
Baca Juga: Edarkan Psikotropika dan Obat Keras, Pria Cisaat Sukabumi Ditangkap dengan Ribuan Butir Barbuk
Sumber: Berbagai sumber
Editor : Silvi Maharani