SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diarpus) Kabupaten Sukabumi melalui program Kolaborasi Pintar Bareng Perpustakaan (KOPI BAPER) kembali menghadirkan kegiatan literasi tematik yang mengangkat isu kesehatan anak.
Bekerja sama dengan Rumah Sakit Sekarwangi Cibadak, kegiatan bertajuk “Gizi Seimbang Anak Sejak Dini untuk Masa Depan yang Lebih Baik” digelar pada Rabu, 11 Februari 2026, di Ngejat Cafe Perpustakaan, Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan ini diikuti para orang tua murid PAUD Mutiara Kecamatan Kadudampit sebagai upaya memperkuat peran keluarga dalam membangun kebiasaan gizi seimbang sejak usia dini. Edukasi menghadirkan narasumber dari RSUD Sekarwangi Cibadak yang kompeten di bidang gizi, yakni Ananda Aditya Novalina, S.Gz., RD, Yesi Agustina, S.Gz., RD, dan Ambarwati, SKM.
Baca Juga: Dalam Satu Bulan, Pemkot Sukabumi Kucurkan Rp36,8 Miliar untuk Belanja Pegawai
Dalam pemaparannya, para narasumber menekankan bahwa pemenuhan gizi seimbang menjadi fondasi utama bagi pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta pembentukan imunitas anak.
Usia dini disebut sebagai fase krusial yang menentukan kualitas kesehatan dan kapasitas belajar anak di masa mendatang. Karena itu, orang tua perlu memahami prinsip gizi seimbang, variasi makanan bergizi, serta pola makan yang sesuai dengan kebutuhan usia anak.
Acara dibuka oleh Sekretaris Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi, Eli Sopiani, S.IP., M.Si. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa literasi kesehatan merupakan bagian dari literasi dasar masyarakat.
Baca Juga: 101 Paribasa Sunda Lengkap dengan Artinya, Katempuhan Buntut Maung
Menurutnya, kesehatan menjadi fondasi dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, sejalan dengan visi Kabupaten Sukabumi yang Mubarokah (Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah).
Melalui program KOPI BAPER, perpustakaan diharapkan tidak hanya menjadi pusat literasi baca tulis, tetapi juga ruang kolaborasi lintas sektor yang mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat. Sinergi antara perpustakaan dan fasilitas layanan kesehatan dinilai penting untuk memperluas akses informasi yang kredibel dan aplikatif.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab. Para orang tua memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai pola makan anak, tantangan pemberian makan, hingga strategi membangun kebiasaan makan sehat di rumah. Orang tua yang aktif bertanya maupun menjawab pertanyaan mendapatkan doorprize dari RSUD Sekarwangi.
Baca Juga: Polemik Huntap di Lembursawah Sukabumi, Dibangun Pihak Ketiga Tanpa Koordinasi Pemda
Ke depan, program KOPI BAPER akan terus menghadirkan kolaborasi strategis dengan berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat literasi masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan keluarga. (adv)
Editor : Ikbal Juliansyah