SUKABUMIUPDATE.com - Saat sahur, pilihan makanan sangat berpengaruh terhadap kondisi tubuh sepanjang hari saat berpuasa. Makanan tertentu bisa membuat cadangan energi cepat habis, memicu rasa haus berlebihan, menyebabkan dehidrasi, hingga membuat tubuh terasa lemas sebelum waktu berbuka tiba.
Agar puasa tetap kuat dan lebih nyaman, berikut 7 makanan yang sebaiknya dihindari saat sahur:
1. Mi Instan
Mi instan sering menjadi pilihan sahur karena praktis dan cepat disajikan. Namun, makanan ini umumnya tinggi natrium (garam) yang dapat mengganggu keseimbangan cairan tubuh. Mie isntant biasanya mengandung Tinggi garam memicu dehidrasi lebih cepat, Rendah serat tidak membuat kenyang tahan lama dan Bumbu instan cenderung tinggi sodium dan MSG. Jika tetap ingin makan mi instan, pilih versi rendah garam dan tambahkan sayuran serta protein seperti telur atau ayam.
Baca Juga: 10 Tips Puasa Sehat Agar Tidak Lemas dan Tetap Fit Seharian
2. Makanan Tinggi Gula
Makanan manis memang terasa nikmat, apalagi saat sahur ketika tubuh masih mengantuk. Namun, konsumsi gula berlebihan bisa membuat gula darah naik cepat lalu turun drastis. Akibatnya tubuh mudah lemas, cepat lapar, dan mengantuk. Contoh makanan yang perlu dibatasi: donat, kue bolu, roti manis, minuman sirup dan teh manis berlebihan
3. Gorengan dan Makanan Berminyak
Gorengan menjadi menu favorit banyak orang, tetapi makanan ini tinggi lemak jenuh dan sulit dicerna. Saat sahur, gorengan bisa membuat perut terasa begah, penuh, bahkan memicu asam lambung naik. Selain itu, makanan berminyak juga dapat membuat tubuh cepat haus karena proses pencernaannya membutuhkan lebih banyak cairan.
4. Makanan Terlalu Asin
Makanan tinggi garam dapat membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan. Saat puasa, kondisi ini membuat seseorang lebih cepat haus dan tubuh terasa tidak segar. Terlalu banyak garam juga bisa memicu tekanan darah naik dan membuat tubuh cepat lelah. Contoh makanan tinggi garam: ikan asin, dan makanan kalengan.
5. Makanan Pedas Berlebihan
Makanan pedas memang menggugah selera, tetapi jika dikonsumsi berlebihan saat sahur bisa memicu gangguan pencernaan seperti perut perih, diare, atau maag kambuh. Akibatnya tubuh terasa tidak nyaman sepanjang hari dan puasa terasa lebih berat. Jika ingin makan pedas, cukup sedikit saja dan imbangi dengan makanan berserat.
Baca Juga: 5 Bacaan Niat Puasa Ramadan Lengkap dengan Latin dan Terjemahannya
6. Minuman Berkafein
Bagi sebagian orang, sahur tanpa kopi terasa kurang lengkap. Padahal, kafein memiliki efek diuretik yang membuat tubuh lebih sering buang air kecil. Hal ini menyebabkan cairan tubuh lebih cepat berkurang sehingga memicu rasa haus dan lemas di siang hari.
7. Makanan Cepat Saji (Fast Food)
Makanan cepat saji cenderung tinggi lemak, garam, dan rendah serat. Meski praktis, jenis makanan ini tidak memberikan energi yang tahan lama. Akibatnya tubuh cepat lapar, lelah, dan kurang bertenaga saat menjalani aktivitas puasa. Contoh fast food: burger, fried chicken, kentang goreng dan pizza
Saat sahur, sebaiknya hindari makanan yang tinggi gula, tinggi garam, berminyak, pedas berlebihan, serta minuman berkafein. Jenis makanan tersebut bisa membuat tubuh cepat haus, cepat lapar, dan akhirnya memicu rasa lemas seharian saat puasa.
Pilih menu sahur yang seimbang dengan karbohidrat kompleks, protein, sayur, buah, dan cukup air putih agar tubuh tetap fit hingga waktu berbuka.
Baca Juga: Puasa dengan Asam Lambung: 6 Tips dan Rekomendasi Menu Sahur Sehat
Sumber: Berbagai Sumber
Editor : Silvi Maharani