Sukabumi Update

Bahaya Tidur Setelah Sahur, dari Asam Lambung hingga Berat Badan Naik

Ilustrasi - Bahaya Tidur Setelah Sahur, dari Asam Lambung hingga Berat Badan Naik (Sumber : Freepik/freepik)

SUKABUMIUPDATE.com - Tidur langsung setelah sahur mungkin terasa menggoda karena tubuh masih merasa lelah, apalagi saat masih puasa. Namun kebiasaan ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan mulai dari gangguan pencernaan hingga risiko penambahan berat badan. Berikut penjelasan nya:

1. Risiko Asam Lambung Naik dan GERD

Tidur setelah sahur dapat meningkatkan kemungkinan asam lambung naik ke kerongkongan (GERD). Saat tubuh berbaring, gravitasi tidak membantu menahan isi lambung, sehingga asam lambung dan makanan yang belum selesai dicerna lebih mudah naik ke esofagus. Ini dapat memicu:

  • sensasi panas di dada (heartburn),
  • mual,
  • iritasi pada kerongkongan.

Dikutip dari berbagai sumber menyatakan bahwa kebiasaan tidur usai sahur meningkatkan risiko asam lambung naik dan memicu iritasi di saluran cerna, terutama bagi yang sudah memiliki masalah asam lambung sebelumnya.

Baca Juga: Doa Puasa Ramadan Hari ke-8: Memohon Kebaikan dan Hati yang Penuh Kasih

2. Proses Pencernaan Terhambat

Sistem pencernaan bekerja lebih efektif ketika tubuh dalam posisi tegak. Berbaring atau tidur langsung setelah makan membuat makanan sulit bergerak melalui saluran pencernaan secara efisien, sehingga:

  • makanan tertahan lebih lama di perut,
  • pencernaan melambat,
  • muncul rasa kembung dan tidak nyaman.

Menurut pakar kesehatan, tubuh butuh waktu setidaknya 2–3 jam untuk mencerna sahur sebelum kita tidur agar pencernaan tidak terganggu.

3. Potensi Penumpukan Lemak dan Berat Badan Naik

Kalori dari makanan sahur yang tidak dibakar akibat tidur segera setelah makan cenderung disimpan sebagai lemak tubuh, yang pada akhirnya bisa menyebabkan bertambahnya berat badan. Beberapa sumber kesehatan juga menunjukkan bahwa makan terlalu dekat dengan waktu tidur dikaitkan dengan kenaikan berat badan dan gangguan metabolisme.

Baca Juga: Bisa Memicu Lemas Seharian: 7 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Sahur

4. Gangguan Pola Tidur dan Kualitas Istirahat

Makan berat lalu tidur segera bisa membuat tubuh sulit untuk mencapai tidur yang berkualitas. Selama tidur, tubuh biasanya berfokus pada istirahat dan pemulihan, sementara pencernaan yang masih aktif justru menciptakan konflik tugas yang dapat:

  • mengganggu kualitas tidur,
  • menyebabkan terbangun,
  • membuat tubuh kurang segar saat bangun. 

Tidur langsung setelah sahur bukan kebiasaan yang baik bagi kesehatan karena dapat memicu asam lambung naik, mengganggu proses pencernaan, hingga meningkatkan risiko kenaikan berat badan. Saat tubuh berbaring, sistem cerna belum bekerja optimal sehingga makanan lebih mudah menyebabkan rasa tidak nyaman seperti kembung dan heartburn. Selain itu, kalori yang tidak terbakar dengan baik juga berpotensi tersimpan sebagai lemak. Karena itu, sebaiknya beri jeda waktu sebelum tidur agar tubuh dapat mencerna makanan dengan sempurna dan puasa tetap berjalan dengan sehat dan nyaman.

Baca Juga: Puasa dengan Asam Lambung: 6 Tips dan Rekomendasi Menu Sahur Sehat

Sumber: Berbagai Sumber

Editor : Silvi Maharani

Tags :
BERITA TERKAIT