Sukabumi Update

Sering Kalap Saat Buka Puasa? Ini Bahaya Makan Terlalu Kekenyangan

Ilustrasi Berbuka Puasa, bahaya makan terlalu kenyang (Sumber : Freepik)

SUKABUMIUPDATE.com - Berbuka puasa setelah seharian menahan lapar dan haus memang momen yang sangat dinanti. Namun, saat rasa lapar membuat kita makan berlebihan atau balas dendam, kebiasaan ini bukan hanya membuat kenyang sesaat tetapi juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan secara keseluruhan.

Berikut beberapa bahaya makan terlalu kekenyangan saat berbuka puasa:

1. Gangguan Pencernaan, Begah, dan Kembung

Ketika kamu makan terlalu banyak dalam satu waktu, perut akan meregang untuk menampung makanan tersebut. Hal ini dapat menyebabkan rasa begah, kembung, dan tidak nyaman, karena saluran pencernaan harus bekerja keras untuk memproses beban yang besar sekaligus.

Baca Juga: Bahaya Tidur Setelah Sahur, dari Asam Lambung hingga Berat Badan Naik

2. Asam Lambung Naik dan Heartburn

Berdasarkan berbagai sumber, menurut praktisi gizi, setelah berpuasa lama, produksi asam lambung meningkat saat makanan masuk. Makan berlebihan bisa merangsang produksi asam lambung yang berlebihan, sehingga memicu asam lambung naik, heartburn, dan refluks terutama jika makanan yang dikonsumsi tinggi lemak atau pedas.

3. Lonjakan Gula Darah dan Efek pada Energi Tubuh

Makan berlebihan setelah puasa bisa memicu lonjakan gula darah (hyperglycemia), yang membuat pankreas bekerja ekstra untuk menormalkan kadar gula. Akibatnya, tubuh bisa terasa lemas dan mengantuk setelah berbuka.

Konsumsi makanan manis yang terlalu banyak juga berkontribusi pada lonjakan gula darah.

Baca Juga: Anti Lemas! Ini Waktu dan Tips Olahraga yang Tepat Saat Puasa Ramadan

4. Risiko Kenaikan Berat Badan dan Penyimpanan Lemak

Kalori yang masuk dalam jumlah besar akan dilepaskan sebagai energi, tetapi jika tubuh tidak membutuhkannya semua, sisanya akan disimpan dalam bentuk lemak. Kebiasaan makan berlebihan yang sering terjadi setelah berbuka berpotensi menyebabkan bertambahnya berat badan dan risiko obesitas.

Selain itu, kebiasaan makan berlebihan secara berkala dapat menempatkan tekanan metabolik yang lebih berat pada tubuh dan meningkatkan risiko jangka panjang seperti resistensi insulin dan masalah berat badan.

5. Dampak pada Kualitas Tidur dan Aktivitas Malam

Makanan berat yang dikonsumsi saat berbuka dapat membuat tubuh fokus pada pencernaan, bukan istirahat atau aktivitas ibadah seperti tarawih. Perut yang terlalu penuh juga bisa mengganggu kualitas tidur di malam hari.

Kalap saat buka puasa bukan sekadar soal rasa lapar yang berlebihan, tetapi membawa risiko nyata bagi kesehatan. Makan terlalu kekenyangan setelah puasa dapat menyebabkan gangguan pencernaan, asam lambung naik, lonjakan gula darah, sampai kenaikan berat badan semuanya berdasarkan penjelasan ahli kesehatan dan penelitian medis. Untuk menjaga tubuh tetap sehat dan ibadah tetap maksimal, berbukalah dengan bijak dan perlahan.

Baca Juga: Tak Sekadar Tradisi, Ini 7 Manfaat Berbuka Puasa dengan yang Manis

Sumber: Berbagai Sumber 

Editor : Silvi Maharani

Tags :
BERITA TERKAIT