Sukabumi Update

Tetap Segar Seharian! Manfaat Konsumsi Ion Saat Sahur dan Berbuka Puasa

Ilustrasi. Manfaat Konsumsi Ion Saat Sahur dan Berbuka Puasa (Sumber : Freepik)

SUKABUMIUPDATE.com - Menjalani puasa Ramadan berarti tubuh tidak menerima asupan makanan dan minuman selama lebih dari 12 jam. Selain air, tubuh juga membutuhkan ion atau elektrolit agar tetap berfungsi optimal. Tanpa keseimbangan elektrolit yang baik, seseorang bisa mengalami lemas, pusing, kram, hingga sulit berkonsentrasi.

Berbagai lembaga kesehatan seperti World Health Organization menjelaskan bahwa elektrolit berperan penting dalam menjaga keseimbangan cairan, fungsi saraf, dan kerja otot. Karena itu, pemenuhannya saat sahur dan berbuka sangat penting agar tubuh tetap segar sepanjang hari.

Ion atau elektrolit adalah mineral bermuatan listrik yang terdapat dalam cairan tubuh. Beberapa elektrolit penting meliputi:

  • Natrium (Na⁺)
  • Kalium (K⁺)
  • Kalsium (Ca²⁺)
  • Magnesium (Mg²⁺)
  • Klorida (Cl⁻)

Elektrolit membantu mengatur distribusi cairan di dalam dan di luar sel, menjaga tekanan darah, serta mendukung fungsi jantung dan otot.

Baca Juga: Tak Hanya Segar Saat Ramadan, 10 Manfaat Kolang-Kaling Untuk Kesehatan

Manfaat Konsumsi Ion Saat Sahur dan Berbuka

  1. Mencegah Dehidrasi. Saat puasa, tubuh tetap kehilangan cairan melalui keringat dan urine. Elektrolit membantu tubuh menyerap dan mempertahankan cairan dengan lebih efektif dibanding hanya minum air putih saja.
  2. Menjaga Energi dan Konsentrasi.Ketidakseimbangan elektrolit dapat menyebabkan tubuh cepat lelah dan sulit fokus. Dengan asupan ion yang cukup saat sahur dan berbuka, energi bisa lebih stabil sepanjang hari.
  3. Mendukung Fungsi Otot dan Mencegah Kram. Kalium, kalsium, dan magnesium berperan dalam kontraksi otot. Kekurangan elektrolit bisa memicu kram atau rasa lemah, terutama pada cuaca panas.
  4. Menjaga Detak Jantung Tetap Normal. Elektrolit seperti kalium dan natrium membantu menjaga irama jantung tetap stabil. Keseimbangannya penting untuk kesehatan kardiovaskular.

Baca Juga: Tak Sekadar Tradisi, Ini 7 Manfaat Berbuka Puasa dengan yang Manis

Sumber Ion yang Baik Dikonsumsi Saat Sahur dan Berbuka

Agar kebutuhan elektrolit terpenuhi secara alami, kamu bisa mengonsumsi:

  1. Minuman: Air kelapa alami, Air mineral yang mengandung mineral alamidan Sup atau kaldu hangat
  2. Buah dan sayur: Pisang (kaya kalium), Jeruk, Semangka, Melon, Timun, Sayuran hijau seperti bayam, dan Kacang-kacangan
  3. Makanan: Susu dan produk olahannya, Ikan dan protein hewani dalam jumlah seimbang

Minuman elektrolit kemasan boleh dikonsumsi, tetapi perhatikan kadar gula di dalamnya. Terlalu banyak gula justru bisa membuat tubuh cepat haus dan memengaruhi kadar gula darah. Prioritaskan sumber alami dan tetap cukupi kebutuhan air putih.

Konsumsi ion saat sahur dan berbuka puasa membantu menjaga keseimbangan cairan, mencegah dehidrasi, mendukung kerja otot dan saraf, serta mempertahankan energi sepanjang hari. Dengan memilih makanan dan minuman yang tepat, kamu bisa menjalani puasa dengan tubuh yang lebih segar, fokus, dan bugar.

Baca Juga: Sisa Makanan yang Nyempil di Gigi Lalu Tertelan Apa Batal Puasanya? Ini Kata Buya Yahya

Sumber: Berbagai Sumber

Editor : Silvi Maharani

Tags :
BERITA TERKAIT