Sukabumi Update

Jangan Sepelekan! 8 Bahaya Menahan Buang Air Kecil bagi Kesehatan

Ilustrasi menahan buang air kecil (Sumber : freepik/@jcomp)

SUKABUMIUPDATE.com - Menahan buang air kecil sering dianggap kebiasaan sepele, apalagi saat sedang sibuk, di perjalanan, atau malas ke toilet. Padahal, jika dilakukan terlalu sering, kebiasaan ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan, bahkan memicu berbagai gangguan serius pada saluran kemih. Secara normal, buang air kecil berfungsi untuk membuang zat sisa dari tubuh. Jika proses ini ditunda terus-menerus, tubuh justru menahan limbah yang seharusnya segera dikeluarkan. Lalu, apa saja bahaya yang bisa terjadi? Berikut penjelasannya.

1. Menyebabkan Nyeri dan Tidak Nyaman

Menahan buang air kecil dapat membuat kandung kemih meregang melebihi kapasitasnya. Hal ini bisa menimbulkan rasa nyeri atau tidak nyaman di perut bagian bawah.

Baca Juga: Air Kayu Manis: Minuman Sederhana yang Bantu Kecilkan Perut Buncit

2. Meningkatkan Risiko Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Saat urine tertahan terlalu lama, bakteri bisa berkembang biak di saluran kemih. Kondisi ini dapat memicu infeksi saluran kemih yang ditandai dengan nyeri, anyang-anyangan, dan urine keruh.

3. Memicu Terbentuknya Batu Kandung Kemih

Sisa urine yang tidak keluar sepenuhnya dapat mengendap dan membentuk kristal. Lama-kelamaan, endapan ini bisa berkembang menjadi batu kandung kemih yang menyebabkan nyeri saat buang air kecil.

4. Risiko Inkontinensia Urine (Sulit Menahan Kencing)

Terlalu sering menahan buang air kecil dapat melemahkan otot kandung kemih. Akibatnya, seseorang bisa kehilangan kontrol dan mengalami kebocoran urine tanpa disadari.

Baca Juga: PSG Terlalu Tangguh, Liverpool Gugur di Perempat Final Liga Champions

5. Gangguan Fungsi Kandung Kemih

Kebiasaan ini bisa mengganggu sinyal alami tubuh untuk buang air kecil. Lama-kelamaan, tubuh jadi kurang peka terhadap rasa ingin berkemih. 

6. Kerusakan Otot Kandung Kemih

Tekanan berlebihan akibat menahan urine dapat merusak otot dinding kandung kemih, sehingga fungsinya menurun dan tidak bekerja optimal.

7. Hidronefrosis (Pembengkakan Ginjal)

Menahan buang air kecil terlalu lama dapat menyebabkan urine kembali naik ke ginjal. Kondisi ini bisa menyebabkan pembengkakan ginjal atau hidronefrosis yang berbahaya jika tidak ditangani. 

8. Infeksi Ginjal yang Serius

Infeksi saluran kemih yang tidak diatasi bisa menyebar hingga ke ginjal. Jika sudah parah, kondisi ini berisiko menyebabkan kerusakan ginjal permanen. 

Dilansir dari berbagai sumber para ahli menyarankan untuk tidak menahan buang air kecil terlalu lama. Idealnya, buang air kecil dilakukan setiap 3–4 jam sekali agar saluran kemih tetap sehat.

Menahan buang air kecil sesekali memang tidak langsung berbahaya. Namun, jika menjadi kebiasaan, dampaknya bisa serius mulai dari infeksi hingga gangguan ginjal.

Karena itu, penting untuk mendengarkan sinyal tubuh dan tidak menunda saat ingin buang air kecil. Kebiasaan kecil ini bisa jadi langkah sederhana untuk menjaga kesehatan jangka panjang.

Baca Juga: Cuaca Jabar 15 April 2026, Sukabumi Waspada Hujan Lebat Disertai Petir

Sumber: Berbagai Sumber

Editor : Silvi Maharani

Tags :
BERITA TERKAIT