Sukabumi Update

Kadinkes Kabupaten Sukabumi Ajak Masyarakat Hapus Stigma terhadap Anak dengan HIV/AIDS

Kadinkes Kabupaten Sukabumi, Masykur Alawi, menunjukkan kepedulian terhadap anak-anak yang hidup dengan HIV/AIDS melalui kegiatan silaturahmi dan pemberian dukungan moral. (Sumber Foto: Dok. Dinkes Kabupaten Sukabumi)

SUKABUMIUPDATE.com – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi, Masykur Alawi, menunjukkan kepedulian terhadap anak-anak yang hidup dengan HIV/AIDS melalui kegiatan silaturahmi dan pemberian dukungan moral agar mereka tetap semangat menjalani kehidupan.

Dalam kesempatan tersebut, Masykur menegaskan bahwa HIV/AIDS bukanlah penghalang bagi anak-anak untuk meraih masa depan yang baik. Dengan pengobatan yang teratur, dukungan keluarga, serta lingkungan yang menerima, anak-anak yang hidup dengan HIV/AIDS tetap dapat tumbuh sehat, ceria, dan berprestasi.

“Anak-anak ini memiliki hak yang sama untuk hidup bahagia, mendapatkan pendidikan, dan meraih cita-cita. HIV/AIDS bukan akhir dari segalanya. Dengan pendampingan yang tepat, mereka bisa menjalani hidup seperti anak-anak lainnya,” Kata Masykur, Senin (20/4/2026).

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi untuk bersama-sama menghapus stigma dan diskriminasi terhadap Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA), khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.

Baca Juga: Dinkes Sukabumi Siapkan 6 Transformasi Kesehatan, Target Tambah Puskesmas hingga Digitalisasi Layanan

Menurutnya, sikap penolakan dan perlakuan diskriminatif justru dapat berdampak buruk terhadap kondisi psikologis anak, sehingga dukungan sosial menjadi hal yang sangat penting.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak mendiskriminasi. Mereka butuh dukungan, bukan penolakan. Kepedulian kita sangat berarti bagi semangat hidup mereka,” kata Masykur.

Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi terus berkomitmen melakukan edukasi kepada masyarakat terkait HIV/AIDS, termasuk pentingnya pencegahan, pengobatan, serta membangun lingkungan yang ramah dan inklusif bagi para penyintas.

Melalui momentum tersebut, Dinkes berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat bahwa HIV/AIDS bukan alasan untuk mengucilkan seseorang, melainkan kondisi kesehatan yang dapat ditangani dengan pengobatan dan dukungan bersama. (adv)

Editor : Denis Febrian

Tags :
BERITA TERKAIT