SUKABUMIUPDATE.com - Tikus bukan hanya sekadar hama yang mengganggu di rumah, tetapi juga bisa menjadi sumber berbagai penyakit serius bagi manusia. Hewan pengerat ini dapat membawa virus dan bakteri yang menular melalui kotoran, urine, air liur, bahkan gigitan. Menurut WHO, penyakit yang ditularkan hewan (zoonosis) termasuk dari tikus masih menjadi ancaman kesehatan global. Berikut ini beberapa penyakit berbahaya yang bisa ditularkan dari tikus ke manusia dan perlu diwaspadai.
1. Hantavirus
Hantavirus adalah virus yang berasal dari hewan pengerat seperti tikus dan dapat menyebabkan penyakit serius pada manusia. Penularannya terjadi ketika seseorang menghirup partikel virus dari urine, kotoran, atau air liur tikus yang terkontaminasi. Penyakit ini bisa berkembang menjadi gangguan paru-paru berat (Hantavirus Pulmonary Syndrome) dengan tingkat kematian yang cukup tinggi.
Baca Juga: Hantavirus Jadi Sorotan! Seberapa Berbahaya dan Bagaimana Penularannya ke Manusia?
2. Leptospirosis
Leptospirosis disebabkan oleh bakteri Leptospira yang sering ditemukan dalam urine tikus. Penularan dapat terjadi melalui air atau tanah yang terkontaminasi, terutama saat banjir atau lingkungan kotor. Gejalanya meliputi demam, nyeri otot, dan bisa berkembang menjadi kerusakan ginjal atau hati jika tidak ditangani.
3. Salmonellosis
Salmonellosis adalah infeksi bakteri yang dapat menyebar melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi kotoran tikus. Hewan pengerat dapat membawa bakteri ini dan menyebarkannya ke lingkungan sekitar. Gejala umumnya berupa diare, sakit perut, demam, dan muntah.
4. Pes
Pes atau plague adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Yersinia pestis dan biasanya ditularkan melalui gigitan kutu yang hidup pada tubuh tikus. Penyakit ini pernah menyebabkan wabah besar dalam sejarah manusia. Gejalanya meliputi demam tinggi, pembengkakan kelenjar getah bening, dan kondisi tubuh yang lemah.
Baca Juga: Apa Itu Hantavirus? Gejala, Penularan, dan Cara Pencegahannya
5. Rat-bite fever
Penyakit ini ditularkan melalui gigitan atau cakaran tikus yang terinfeksi bakteri. Meski jarang, kondisi ini tetap berbahaya jika tidak segera ditangani. Gejalanya meliputi demam, nyeri sendi, dan ruam pada kulit.
Cara Penularan dari Tikus ke Manusia
Secara umum, penyakit dari tikus menular melalui:
- Menghirup udara yang terkontaminasi kotoran atau urine tikus
- Kontak langsung dengan permukaan yang terkontaminasi
- Gigitan atau cakaran tikus
- Konsumsi makanan yang telah terkontaminasi
Penularan ini menunjukkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari kontak langsung dengan hewan pengerat.
Tikus memang terlihat sepele, tetapi risiko penyakit yang dibawanya tidak bisa diabaikan. Dari hantavirus hingga leptospirosis, semua bisa berdampak serius jika tidak dicegah sejak dini. Dengan memahami cara penularan dan menerapkan pola hidup bersih, kamu bisa melindungi diri dan keluarga dari ancaman penyakit tersebut. Tetap waspada, namun tidak perlu panik karena pencegahan sederhana bisa memberikan perlindungan yang besar.
Baca Juga: Tak Perlu Racun! Cara Ampuh Mengusir Tikus dengan Bahan Dapur
Sumber: WHO, CDC
Editor : Silvi Maharani