SUKABUMIUPDATE.com - Lari merupakan salah satu olahraga sederhana yang dapat dilakukan hampir di mana saja. Selain membantu menjaga kebugaran tubuh, lari juga bermanfaat untuk kesehatan jantung, meningkatkan suasana hati, hingga membantu mengontrol berat badan. Namun, tahukah Anda bahwa waktu berlari juga dapat memengaruhi manfaat yang diperoleh?
Dilansir dari berbagai sumber tidak ada satu waktu yang dianggap paling baik untuk semua orang. Waktu terbaik untuk lari bergantung pada tujuan, kondisi tubuh, dan rutinitas harian masing-masing. Berikut lima waktu terbaik untuk lari beserta manfaat yang bisa didapatkan.
1. Pagi Hari (05.00–08.00)
Pagi hari menjadi waktu favorit banyak orang untuk berolahraga karena udara cenderung lebih segar dan suhu lingkungan masih relatif sejuk.
Manfaat lari pagi:
- Membantu meningkatkan energi dan fokus sepanjang hari.
- Mendorong pembentukan rutinitas olahraga yang lebih konsisten.
- Membantu menjaga kesehatan jantung dan metabolisme tubuh.
- Dapat meningkatkan suasana hati berkat pelepasan hormon endorfin.
olahraga pagi juga dapat membantu mengatur ritme sirkadian atau jam biologis tubuh sehingga kualitas tidur menjadi lebih baik.
Baca Juga: Rahasia Berat Badan Ideal: Olahraga yang Bisa Membantu Menambah Bobot Tubuh
2. Menjelang Siang (09.00–11.00)
Bagi orang yang tidak sempat berolahraga pagi, waktu menjelang siang bisa menjadi alternatif.
Manfaat lari menjelang siang:
- Otot dan persendian biasanya sudah lebih siap bergerak dibandingkan saat baru bangun tidur.
- Risiko cedera dapat lebih rendah karena suhu tubuh mulai meningkat.
- Membantu mengurangi stres akibat pekerjaan atau aktivitas sehari-hari.
Namun, penting untuk memperhatikan kondisi cuaca dan memastikan tubuh tetap terhidrasi dengan baik.
3. Sore Hari (16.00–18.00)
Banyak ahli olahraga menyebut sore hari sebagai salah satu waktu terbaik untuk melakukan aktivitas fisik dengan intensitas sedang hingga tinggi.
Manfaat lari sore:
- Performa fisik cenderung berada pada puncaknya.
- Kekuatan otot, fleksibilitas, dan daya tahan tubuh biasanya lebih optimal.
- Membantu melepaskan ketegangan setelah seharian beraktivitas.
- Cocok untuk latihan kecepatan maupun lari jarak jauh.
Pada waktu ini, suhu tubuh inti berada pada tingkat yang lebih tinggi sehingga tubuh dapat bergerak lebih efisien.
4. Menjelang Malam (18.00–20.00)
Berlari setelah jam kerja menjadi pilihan bagi banyak orang yang memiliki jadwal padat.
Manfaat lari menjelang malam:
- Membantu mengurangi stres dan kelelahan mental.
- Menjadi sarana relaksasi setelah aktivitas seharian.
- Membantu menjaga kebugaran meski memiliki waktu terbatas.
Meski demikian, sebaiknya hindari latihan yang terlalu berat mendekati waktu tidur karena dapat membuat sebagian orang lebih sulit terlelap.
5. Akhir Pekan Sesuai Waktu Luang
Tidak semua orang memiliki kesempatan berlari setiap hari. Karena itu, memanfaatkan waktu luang di akhir pekan juga dapat memberikan manfaat yang signifikan.
Manfaat lari di akhir pekan:
Memberikan kesempatan untuk berlari lebih santai dan menikmati aktivitas fisik.
- Membantu memenuhi rekomendasi aktivitas fisik mingguan.
- Menjadi sarana rekreasi sekaligus menjaga kesehatan tubuh.
- Dapat dilakukan bersama keluarga atau teman sehingga lebih menyenangkan.
Lari dapat dilakukan pada berbagai waktu, mulai dari pagi hingga malam hari. Pagi hari cocok untuk membangun kebiasaan sehat dan meningkatkan energi, sementara sore hari sering dianggap ideal untuk performa fisik yang optimal. Apa pun waktu yang dipilih, manfaat lari akan terasa maksimal jika dilakukan secara rutin, disertai pola makan seimbang, istirahat cukup, dan hidrasi yang baik.
Baca Juga: Rahasia Tubuh Ideal: 7 Olahraga yang Ampuh Membakar Lemak
Sumber: Who, Mayo Clinic
Editor : Silvi Maharani