Sukabumi Update

7 Cara Efektif Mencegah ISPA di Musim Kemarau

Ilustrasi. sesak nafas karena paparan debu dan udara (Sumber : pixabay)

SUKABUMIUPDATE.com - Musim kemarau identik dengan cuaca yang panas, udara lebih kering, serta meningkatnya debu dan polusi. Kondisi tersebut dapat mengiritasi saluran pernapasan dan meningkatkan risiko terjadinya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), terutama pada anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki daya tahan tubuh rendah.

Penyakit ini umumnya disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri yang menyerang saluran pernapasan. Namun, paparan debu, asap, dan kualitas udara yang menurun selama musim kemarau dapat membuat saluran napas lebih rentan mengalami iritasi dan mempermudah penularan penyakit. Berikut 7 cara efektif untuk mencegah ISPA

1. Gunakan Masker Saat Beraktivitas di Luar Ruangan

Selama musim kemarau, debu dan polusi udara cenderung meningkat. Menggunakan masker, terutama ketika kualitas udara memburuk atau saat berada di lingkungan berdebu, dapat membantu mengurangi paparan partikel yang dapat mengiritasi saluran pernapasan. Bagi orang yang memiliki asma, alergi, atau penyakit paru kronis, penggunaan masker juga dapat membantu mengurangi risiko kambuhnya gejala.

Baca Juga: 7 Penyakit yang Sering Muncul Saat Musim Kemarau, Waspadai Gejalanya

2. Rajin Mencuci Tangan

Virus dan bakteri penyebab ISPA dapat menyebar melalui tangan yang menyentuh permukaan yang terkontaminasi. Oleh karena itu, biasakan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir selama minimal 20 detik, terutama sebelum makan, setelah batuk atau bersin, dan setelah beraktivitas di tempat umum.

3. Perbanyak Minum Air Putih

Udara yang panas dan kering membuat tubuh lebih mudah kehilangan cairan. Selain mencegah dehidrasi, minum air putih yang cukup membantu menjaga kelembapan saluran pernapasan sehingga tidak mudah mengalami iritasi.

4. Jaga Daya Tahan Tubuh

Sistem imun yang baik berperan penting dalam melawan infeksi penyebab ISPA. Untuk menjaga daya tahan tubuh, konsumsilah makanan bergizi seimbang yang kaya akan vitamin, mineral, protein, dan serat. Lengkapi juga dengan tidur yang cukup, olahraga secara rutin, serta mengelola stres agar fungsi sistem kekebalan tubuh tetap optimal.

Baca Juga: Jangan Tunggu Sakit! Tips Menjaga Imunitas Tubuh di Musim Kemarau

5. Hindari Asap Rokok dan Polusi

Asap rokok mengandung berbagai zat yang dapat merusak saluran pernapasan dan menurunkan kemampuan tubuh dalam melawan infeksi. Begitu pula dengan polusi udara yang dapat memperparah iritasi pada hidung, tenggorokan, dan paru-paru.

6. Terapkan Etika Batuk dan Bersin

Saat batuk atau bersin, tutuplah mulut dan hidung menggunakan tisu atau siku bagian dalam, bukan telapak tangan. Setelah itu, segera buang tisu ke tempat sampah dan cuci tangan. Kebiasaan sederhana ini efektif membantu mengurangi penyebaran virus dan bakteri penyebab ISPA kepada orang lain.

7. Jaga Kebersihan Lingkungan

Lingkungan yang bersih dapat membantu mengurangi paparan debu, kotoran, dan mikroorganisme penyebab penyakit. Selama musim kemarau, debu lebih mudah beterbangan sehingga penting untuk rutin membersihkan rumah, terutama lantai, meja, jendela, dan benda yang sering disentuh. Pastikan pula sirkulasi udara di dalam rumah tetap baik dengan membuka jendela pada waktu yang tepat serta membersihkan ventilasi dan pendingin ruangan secara berkala.

Musim kemarau dapat meningkatkan paparan debu, polusi, dan udara kering yang berpotensi mengiritasi saluran pernapasan. Meski bukan penyebab langsung ISPA, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami infeksi saluran pernapasan, terutama jika daya tahan tubuh sedang menurun.

Menerapkan kebiasaan sederhana seperti memakai masker saat udara berdebu, mencuci tangan, memenuhi kebutuhan cairan, mengonsumsi makanan bergizi, menghindari asap rokok, serta menerapkan etika batuk dan bersin merupakan langkah efektif untuk membantu mencegah ISPA. 

Baca Juga: Mengenal 52 Istilah saat Musim Kemarau dalam Bahasa Sunda, Ada Halodo, Cinyusu hingga Hanaang

Sumber: WHO

Editor : Silvi Maharani

Tags :
BERITA TERKAIT