Sukabumi Update

8 Makanan yang Membantu Menjaga Imunitas Saat Musim Kemarau

Jeruk slahsatu makanan yang dpat menjaga imunitas dimusim kemarau karena kaya vitamin c (Sumber : Pixabay/Monika)

SUKABUMIUPDATE.com - Musim kemarau identik dengan cuaca panas, udara kering, serta meningkatnya debu dan polusi. Kondisi ini dapat membuat tubuh lebih rentan mengalami dehidrasi, iritasi saluran pernapasan, hingga infeksi seperti influenza dan ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut). Oleh karena itu, menjaga daya tahan tubuh menjadi salah satu langkah penting agar tetap sehat selama musim kemarau.

Selain menerapkan pola hidup bersih dan cukup istirahat, mengonsumsi makanan bergizi juga berperan besar dalam mendukung sistem kekebalan tubuh. Berbagai vitamin, mineral, antioksidan, dan protein yang terkandung dalam makanan tertentu dapat membantu tubuh melawan infeksi sekaligus mempercepat proses pemulihan ketika sakit. Berikut delapan makanan yang dapat membantu menjaga imunitas selama musim kemarau.

1. Buah Jeruk

Jeruk merupakan salah satu sumber vitamin C terbaik. Vitamin ini berperan dalam meningkatkan produksi sel darah putih yang menjadi garda terdepan dalam melawan infeksi. Selain itu, vitamin C juga bertindak sebagai antioksidan yang melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Tak hanya jeruk, buah lain seperti lemon, jeruk nipis, dan grapefruit juga memiliki manfaat serupa.

Baca Juga: 5 Tanda Tubuh Kekurangan Cairan yang Sering Diabaikan

2. Pepaya

Pepaya tidak hanya kaya vitamin C, tetapi juga mengandung vitamin A, folat, serta enzim papain yang membantu mengurangi peradangan dalam tubuh. Kandungan seratnya juga baik untuk kesehatan saluran pencernaan. Pencernaan yang sehat diketahui memiliki hubungan erat dengan sistem kekebalan tubuh karena sebagian besar sel imun berada di usus.

3. Bayam

Sayuran hijau seperti bayam mengandung vitamin C, vitamin A, vitamin E, folat, dan berbagai antioksidan yang mendukung fungsi sistem imun. Agar kandungan nutrisinya tetap optimal, bayam sebaiknya dimasak dalam waktu singkat atau dikukus sehingga vitamin yang larut dalam air tidak banyak hilang.

4. Yogurt

Yogurt mengandung probiotik atau bakteri baik yang membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus. Kondisi usus yang sehat berkontribusi terhadap sistem imun yang lebih kuat. Pilih yogurt tanpa tambahan gula agar manfaat kesehatannya lebih maksimal. Yogurt juga dapat dipadukan dengan buah segar sebagai camilan sehat di siang hari.

5. Ikan Berlemak

Ikan seperti salmon, sarden, dan tuna kaya akan asam lemak omega-3 yang memiliki sifat antiinflamasi. Nutrisi ini membantu menjaga fungsi sel imun sekaligus mendukung kesehatan jantung dan otak. Selain omega-3, ikan juga merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang diperlukan tubuh untuk membentuk antibodi.

Baca Juga: 7 Cara Efektif Mencegah ISPA di Musim Kemarau

6. Bawang Putih

Bawang putih telah lama dikenal memiliki senyawa aktif allicin yang bersifat antimikroba dan membantu meningkatkan respons sistem kekebalan tubuh. Menambahkan bawang putih ke dalam masakan sehari-hari dapat menjadi cara sederhana untuk memperoleh manfaat kesehatannya.

7. Kacang-kacangan dan Biji-bijian

Almond, kacang tanah, biji bunga matahari, dan biji labu mengandung vitamin E, zinc, protein, serta lemak sehat. Vitamin E berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi sel imun, sedangkan zinc berperan penting dalam perkembangan dan fungsi sel-sel kekebalan tubuh.

8. Telur

Telur merupakan sumber protein lengkap yang mengandung vitamin D, vitamin B12, selenium, dan zinc. Vitamin D memiliki peran penting dalam mengatur respons sistem imun, sementara protein membantu memperbaiki jaringan tubuh serta membentuk antibodi.

Musim kemarau dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan, terutama yang berkaitan dengan saluran pernapasan. Untuk membantu menjaga daya tahan tubuh, pastikan kebutuhan nutrisi terpenuhi melalui konsumsi makanan bergizi seperti jeruk, pepaya, bayam, yogurt, ikan berlemak, bawang putih, kacang-kacangan, dan telur.

Selain itu, jangan lupa menerapkan pola hidup sehat dengan menjaga hidrasi, berolahraga secara rutin, serta memperoleh waktu istirahat yang cukup agar sistem imun tetap bekerja secara optimal.

Baca Juga: Pejalan Kaki Tertemper KA Pangrango di petak Cibadak-Parungkuda, Perjalanan Terlambat 3 Menit

Sumber: CDC, WHO

Editor : Silvi Maharani

Tags :
BERITA TERKAIT