Sukabumi Update

7 Buah Kaya Antioksidan, Bantu Lindungi Tubuh dari Radikal Bebas

Ilustrasi buah kaya antioksidan (Sumber : Freepik/@azerbaijan_stockers)

SUKABUMIUPDATE.com - Radikal bebas merupakan molekul yang sangat reaktif dan secara alami dapat terbentuk ketika tubuh menghasilkan energi. Paparan asap rokok, polusi udara, sinar matahari, dan faktor lingkungan tertentu juga dapat meningkatkan pembentukannya. Jika jumlahnya berlebihan, radikal bebas dapat berkontribusi terhadap stres oksidatif yang berpotensi merusak sel. 

Tubuh sebenarnya memiliki sistem pertahanan sendiri untuk menghadapi radikal bebas, salah satunya melalui antioksidan. Senyawa antioksidan dapat membantu menetralkan molekul reaktif tersebut. Buah dan sayuran menjadi sumber alami berbagai antioksidan, seperti vitamin C, karotenoid, flavonoid, dan polifenol.  Berikut tujuh buah yang dikenal mengandung beragam senyawa antioksidan dan dapat menjadi bagian dari pola makan sehat.

1. Buah Buni

Buah buni atau kepundung (Baccaurea racemosa) merupakan buah lokal Indonesia yang cukup jarang dibahas. Daging buah buni mengandung senyawa fenolik dan flavonoid yang berkaitan dengan aktivitas antioksidan ekstraknya. 

Baca Juga: 10 Buah yang Cocok Dikonsumsi saat Cuaca Panas agar Tubuh Tetap Terhidrasi

2. Blueberry

Blueberry termasuk kelompok buah beri yang kaya akan senyawa tumbuhan seperti antosianin, yaitu pigmen yang memberikan warna biru keunguan pada buah. Buah beri juga menyediakan vitamin C dan berbagai polifenol.

3. Stroberi

Stroberi bukan hanya kaya vitamin C, tetapi juga mengandung polifenol dan antosianin. Kombinasi berbagai senyawa tersebut membuat stroberi menarik sebagai bagian dari pola makan yang kaya antioksidan.

Vitamin C dan senyawa fenolik sebagai komponen yang berkontribusi terhadap aktivitas antioksidan stroberi. 

4. Delima

Delima dikenal sebagai salah satu buah yang kaya polifenol. Buah ini mengandung berbagai senyawa bioaktif, termasuk flavonoid, tanin, dan senyawa fenolik yang memiliki aktivitas antioksidan.

5. Anggur

Anggur, terutama yang berwarna merah atau keunguan, mengandung berbagai polifenol seperti antosianin, flavanol, flavonol, dan resveratrol.

Polifenol anggur menunjukkan bahwa senyawa-senyawa tersebut memiliki aktivitas antioksidan dan telah banyak diteliti karena potensinya terhadap kesehatan. 

Baca Juga: Buah Sirsak: Kandungan Nutrisi dan Khasiatnya bagi Tubuh

6. Jeruk

Jeruk merupakan sumber vitamin C yang sudah lama dikenal. Selain vitamin C, buah dari kelompok citrus juga mengandung berbagai flavonoid yang memiliki aktivitas antioksidan.

7. Pepaya

Pepaya juga termasuk buah yang dapat memberikan sejumlah senyawa dengan aktivitas antioksidan. 

Karotenoid merupakan kelompok pigmen tumbuhan yang mencakup beta-karoten dan senyawa terkait. Selain memberikan warna pada buah, beberapa karotenoid memiliki aktivitas antioksidan.

Meskipun buah-buahan di atas kaya akan senyawa antioksidan, bukan berarti satu buah tertentu harus dikonsumsi dalam jumlah besar untuk mendapatkan manfaatnya. Antioksidan bekerja dalam jaringan berbagai zat gizi dan senyawa tumbuhan, sehingga keberagaman makanan lebih penting daripada berfokus pada satu superfood. 

Buah sebaiknya dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang. Mengonsumsi berbagai buah dengan warna dan jenis berbeda dapat membantu memberikan beragam vitamin, mineral, serat, dan senyawa bioaktif.

Baca Juga: 10 Buah Rendah Kalori yang Cocok untuk Program Diet

Sumber: Berbagai Sumber

Editor : Silvi Maharani

Tags :
BERITA TERKAIT