SUKABUMIUPDATE.com - Cuaca panas membuat tubuh lebih mudah berkeringat. Jika keringat terperangkap di permukaan kulit, kondisi ini dapat memicu iritasi dan meningkatkan risiko munculnya biang keringat. Selain menjaga tubuh tetap sejuk, memilih pakaian yang tepat juga menjadi salah satu langkah sederhana untuk membantu mencegah masalah kulit tersebut.
Biang keringat biasanya muncul dalam bentuk bintik atau benjolan kecil yang dapat disertai rasa gatal, perih, atau sensasi seperti terbakar. Kondisi ini lebih mudah terjadi pada area tubuh yang banyak berkeringat dan tertutup pakaian. Lantas, seperti apa pakaian yang sebaiknya digunakan saat cuaca panas?
1. Pilih Pakaian yang Longgar
Pakaian yang terlalu ketat dapat membuat sirkulasi udara di sekitar kulit menjadi kurang baik. Selain itu, pakaian yang menempel erat pada tubuh dapat membuat keringat lebih mudah terperangkap.
Sebaiknya pilih pakaian yang memiliki potongan lebih longgar sehingga udara dapat bersirkulasi dan kulit tetap terasa nyaman.
Baca Juga: Cara Merawat Kulit dari Dalam: Makanan yang Mendukung Kesehatan Kulit
2. Utamakan Bahan yang Nyaman dan Menyerap Keringat
Bahan pakaian juga perlu diperhatikan, terutama ketika beraktivitas di tengah cuaca panas. Pilih bahan yang ringan, nyaman, dan memungkinkan udara bersirkulasi dengan baik.
Bahan seperti katun umumnya terasa nyaman digunakan karena dapat membantu menyerap kelembapan. Namun, yang terpenting adalah memilih pakaian yang membuat kulit tidak terlalu lembap dan memungkinkan keringat menguap.
3. Hindari Pakaian yang Terlalu Tebal
Pakaian yang tebal dapat membuat panas tubuh lebih sulit keluar. Akibatnya, tubuh bisa menjadi lebih mudah berkeringat.
Saat cuaca panas, gunakan pakaian yang ringan dan tidak berlapis-lapis secara berlebihan. Jika harus menggunakan beberapa lapisan pakaian, pastikan setiap lapisan tetap memberikan ruang untuk sirkulasi udara.
4. Perhatikan Warna Pakaian
Untuk aktivitas di luar ruangan, pakaian berwarna lebih terang dapat menjadi pilihan karena cenderung tidak menyerap panas sebanyak pakaian berwarna gelap.
Meski demikian, warna pakaian bukan satu-satunya faktor yang menentukan risiko biang keringat. Jenis bahan, ketebalan, dan tingkat kenyamanan pakaian juga perlu diperhatikan.
5. Segera Ganti Pakaian yang Basah oleh Keringat
Pakaian yang sudah basah karena keringat sebaiknya segera diganti. Pakaian lembab yang terus menempel pada kulit dapat membuat kulit semakin tidak nyaman dan meningkatkan kelembaban di area tertentu.
Setelah beraktivitas atau berolahraga, bersihkan tubuh dan gunakan pakaian yang kering serta bersih.
6. Jangan Memakai Pakaian yang Terlalu Ketat Saat Berolahraga
Aktivitas fisik membuat produksi keringat meningkat. Jika ditambah dengan pakaian yang terlalu ketat dan kurang memiliki sirkulasi udara, kulit bisa menjadi lebih mudah lembap dan teriritasi.
Gunakan pakaian olahraga yang nyaman dan sesuai dengan aktivitas. Pastikan pakaian tidak terlalu menekan atau menggesek kulit secara berlebihan.
Baca Juga: Cara Memulai Gaya Hidup Sehat bagi Pemula
7. Perhatikan Area Lipatan Tubuh
Leher, ketiak, selangkangan, dan area lipatan kulit lainnya cenderung lebih mudah berkeringat. Karena itu, pakaian yang digunakan sebaiknya tidak terlalu ketat di area tersebut.
Menjaga area lipatan tetap kering dan memiliki sirkulasi udara yang baik juga dapat membantu mengurangi risiko iritasi.
8. Pilih Pakaian yang Sesuai dengan Aktivitas
Jenis pakaian yang nyaman digunakan di rumah belum tentu cocok untuk aktivitas di luar ruangan. Saat harus berada di bawah terik matahari atau melakukan aktivitas fisik, pilih pakaian yang ringan, nyaman, dan memungkinkan panas serta kelembapan keluar dari tubuh.
Memilih pakaian memang bukan satu-satunya cara untuk mencegah biang keringat, tetapi kebiasaan ini dapat membantu mengurangi panas dan kelembapan berlebih pada kulit. Gunakan pakaian yang longgar, ringan, nyaman, serta memungkinkan sirkulasi udara yang baik, terutama saat cuaca sedang panas.
Selain itu, jaga tubuh tetap sejuk, segera ganti pakaian yang basah karena keringat, dan hindari kondisi yang membuat kulit terlalu lembap.
Baca Juga: Loker Sukabumi Sebagai Barista Minimal SMA/SMK, Cek Kualifikasinya!
Sumber: Mayo Clinic
Editor : Silvi Maharani