SUKABUMIUPDATE.com - Penyakit kronis atau penyakit tidak menular selama ini sering dianggap sebagai masalah kesehatan yang baru muncul ketika seseorang memasuki usia lanjut. Padahal, perubahan pola hidup membuat sejumlah penyakit yang dahulu identik dengan orang tua kini juga dapat ditemukan pada usia yang lebih muda.
Kementerian Kesehatan RI bahkan menyoroti adanya pergeseran penyakit, termasuk diabetes tipe 2 yang kini mulai ditemukan pada remaja. Faktor seperti kurang aktivitas fisik, terlalu banyak waktu di depan layar, kurang tidur, serta pola makan tinggi gula dan makanan ultra-proses dapat meningkatkan risiko. Lantas, penyakit apa saja yang perlu mulai diwaspadai anak muda?
1. Diabetes Tipe 2
Diabetes tipe 2 dahulu lebih sering dikaitkan dengan orang dewasa dan lansia. Namun, kemenkes menyebut kasus diabetes tipe 2 kini semakin banyak ditemukan pada usia remaja, bahkan pada beberapa anak usia SMP.
Kondisi ini berkaitan erat dengan resistensi insulin dan dapat dipengaruhi oleh berat badan berlebih, kurang aktivitas fisik, pola makan tidak sehat, serta faktor keturunan.
Baca Juga: Bukan Lagi Penyakit Orang Tua, Ini Alasan Diabetes Makin Banyak Dialami Anak Muda
2. Hipertensi
Tekanan darah tinggi atau hipertensi juga tidak hanya menjadi masalah orang tua. Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 yang dikutip Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kemenkes menunjukkan prevalensi hipertensi berdasarkan pengukuran tekanan darah mencapai 10,7 persen pada kelompok usia 18–24 tahun dan 17,4 persen pada usia 25–34 tahun.
Hipertensi sering disebut sebagai silent killer karena dapat berkembang tanpa gejala yang jelas. Jika tidak dikendalikan, tekanan darah tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan kerusakan ginjal.
3. Kolesterol Tinggi
Kolesterol tinggi juga tidak selalu menunggu seseorang memasuki usia tua. Pola makan tinggi lemak jenuh dan trans, kurang aktivitas fisik, obesitas, diabetes tipe 2, serta faktor genetik dapat meningkatkan risikonya. Kondisi ini bahkan dapat ditemukan sejak usia anak dan remaja.
4. Obesitas
Obesitas bukan sekadar persoalan penampilan, tetapi merupakan penyakit kronis yang dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan. Kelebihan berat badan dan obesitas sejak masa kanak-kanak maupun remaja berkaitan dengan risiko lebih tinggi mengalami diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular pada usia lebih muda.
Baca Juga: 7 Penyakit yang Sering Muncul Saat Musim Kemarau, Waspadai Gejalanya
5. Penyakit Jantung
Penyakit jantung juga tidak sepenuhnya menjadi masalah orang tua. Risiko penyakit kardiovaskular dapat terbentuk sejak usia muda melalui berbagai faktor, seperti tekanan darah tinggi, kadar gula darah tinggi, kolesterol tidak normal, obesitas, merokok, kurang aktivitas fisik, dan pola makan tidak sehat.
Karena itu, merasa masih muda dan sehat bukan berarti seseorang sepenuhnya terbebas dari risiko penyakit kronis. Beberapa kondisi bahkan dapat berkembang tanpa menimbulkan keluhan yang jelas.
Menjaga pola makan, rutin bergerak, tidur cukup, tidak merokok, mengelola stres, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala dapat menjadi langkah penting untuk mengenali risiko lebih awal. Jadi, jangan menunggu usia tua untuk mulai peduli pada kesehatan.
Baca Juga: Lamine Yamal Klaim Diri sebagai Pemain Terbaik Dunia, Tantang Kylian Mbappe di Ballon d'Or 2026
Sumber: Kemenkes, WHO
Editor : Silvi Maharani