SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kota Sukabumi memperkuat upaya penanganan tuberkulosis (TBC) sebagai bagian dari langkah mengatasi persoalan kesehatan dan kerentanan sosial di masyarakat.
Salah satu upaya yang dilakukan yakni mendorong pemeriksaan kesehatan anak mulai dari jenjang SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi. Pemkot Sukabumi juga menyoroti penanganan TBC pada Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI).
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki saat menghadiri serah terima 977 paket Obat Anti Tuberkulosis (OAT) untuk anak dari PT Indofarma (Persero) kepada Pemerintah Kota Sukabumi di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi, Senin (21/9/2026).
"Fokus di Kota Sukabumi menyelesaikan penyakit sosial, salah satunya TBC. Penyakit kemiskinan, kebodohan, stunting, pengangguran akan kami benahi dalam 5 sampai 10 tahun ke depan," ungkap Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki.
Baca Juga: HOAKS: Razia Kendaraan dari Rumah ke Rumah oleh Polri di Akhir September 2026
Dalam kegiatan tersebut turut hadir jajaran Pemkot Sukabumi, Direktur PT Indofarma Sahat Sihombing beserta jajaran, Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi beserta jajaran, serta Tim Kerja TBC Provinsi Jawa Barat.
Penyerahan bantuan tersebut merupakan bagian dari program "Indofarma Hadir untuk Penanggulangan TB Anak". Program ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara Pemkot Sukabumi, PT Indofarma, Dinas Kesehatan, dan Tim Kerja TBC Jawa Barat dalam upaya mewujudkan Kota Sukabumi bebas TBC.
"Program ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam memperkuat penanggulangan TBC dan mendukung kesehatan anak," tegas Ayep Zaki.
Lebih jauh Ayep Zaki menyampaikan terima kasih kepada PT Indofarma yang telah berkunjung dan memberikan bantuan.
Baca Juga: 493 Izin Pertambangan di Jawa Barat Sepanjang 2019–2025, Sukabumi Terbanyak Ketiga
"Terima kasih saya ucapkan kepada Indofarma yang telah berkunjung ke Kota Sukabumi," ujar H. Ayep Zaki.
Ia menegaskan fokus Pemkot saat ini menyelesaikan penyakit sosial, salah satunya TBC. Menurutnya, kehadiran Indofarma saat ini menjadi saat yang sangat tepat.
"Tepat sekali datang ke sini. Kami fokus menyelesaikan masalah kerentanan khususnya TB, stunting, pengangguran, kemiskinan, penyakit kronis. Kita harus konsisten sehingga Sukabumi terbebas dari TBC," ujarnya.
Untuk itu, Pemkot akan melakukan pemeriksaan khusus anak sekolah.
Baca Juga: Jangan Asal Beli Jamu, Kenali Ciri Produk Herbal yang Aman
"Akan ada pemeriksaan khusus anak sekolah untuk disisir dari SD, SMP, SMA dan perguruan tinggi," katanya.
Ayep juga menyoroti hasil pemeriksaan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI).
"Dari sekian pekerja CPMI, ada masalah di kesehatan, TBC juga. Masih ada di bawah 5 persen. Kita perlu mengobati lebih dulu. Ini tugas sosial kita bersama melalui program penanggulangan TB," tukasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur PT Indofarma Sahat Sihombing mengatakan TB menjadi tantangan kesehatan masyarakat dan penanggulangan TB bukan hanya tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi tanggung jawab pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.
Baca Juga: Temulawak Bukan Sekadar Jamu, Ini Manfaatnya untuk Pencernaan hingga Hati
"Melalui kegiatan Indofarma Hadir untuk Pencegahan dan Penanggulangan TB, kami menyerahkan 977 paket Obat Anti Tuberkulosis (OAT) untuk anak. Berharap ketersediaan obat ini bisa membantu anak yang membutuhkan," ujar Sahat.
Sahat menegaskan program ini merupakan wujud nyata komitmen Indofarma dalam memberikan kontribusi mendukung derajat kesehatan serta apresiasi kepada Pemerintah Kota Sukabumi, Dinkes, dan Tim Kerja TBC atas kolaborasi yang terjalin baik.
"Melalui kolaborasi berkelanjutan, sinergi ini dapat diperkuat. Paket OAT anak ini bisa memberikan manfaat dan menjadi ikhtiar kita bersama dalam mendukung Indonesia yang lebih sehat," tambahnya.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama serta penyerahan secara simbolis 977 paket OAT untuk anak dari PT Indofarma (Persero) kepada Dinas Kesehatan Kota Sukabumi.
Penyerahan disaksikan langsung Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki beserta jajaran. Program tersebut merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Indofarma dan diharapkan dapat dimanfaatkan secara efektif untuk mendukung penanganan TBC pada anak di Kota Sukabumi.
Editor : Ikbal Juliansyah