SUKABUMIUPDATE.com - Aktor Adly Fairuz yang saat ini tengah menjadi sorotan usai dilaporkan atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana calon Akademi Kepolisian (Akpol) akhirnya muncul.
Adly Fairuz yang didampingi oleh kuasa hukumnya memberikan klarifikasi terkait dugaan penipuan dan penggelapan dana sebagai perantara untuk calon taruna Akademi Kepolisian.
Mengutip dari Suara.com, melalui video yang diunggah di kanal YouTube Reyben Entertainment, pada Jumat, 16 Januari 2026, pertama, Adly minta maaf atas kegaduhan yang terjadi.
"Jadi sebelumnya saya minta maaf buat keluarga saya, buat kerabat dan semua orang yang yang melihat berita belakangan ini," kata Adly Fairuz dikutip dari Suara.com pada Sabtu, (17/01/2026).
Adly Fairuz menyatakan siap dengan proses hukum yang berjalan. Seperti diketahui, ia telah digugat korban secara perdata ke pengadilan.
"Saya sebagai warga negara yang baik, saya tulus untuk menjalani proses hukum yang ada. Saya nggak mau banyak-banyak bicara," terang Adly Fairuz.
Baca Juga: Adly Fairuz Digugat Rp. 5 Miliar Terkait Dugaan Jadi Perantara Calon Akpol
Ada beberapa poin yang diluruskan Adly terkait masalah tersebut. Simak berikut ini.
1. Uang Rp 3,65 miliar yang menjadi bayaran masuk akpol
Pertama, terkait uang Rp3,65 miliar yang menjadi sengketa. Pengacara Adly Fairuz, Aga Khan menegaskan kliennya tidak lari dari tanggung jawab.
"Tidak ada tindakan pengecut dari klien kami. Bahwa uang tersebut sebenarnya sudah sebagian dikembalikan, Rp 505 juta," kata Agan Khan.
Ada bagian uang yang memang sudah dikembalikan. Namun ada kendala karena dua orang lain yang juga terlibat, justru menghilang.
"Tapi ada beberapa orang yang belum mengembalikan ini, yang menjadi rancu. Karena apa? Beberapa dua orang ini sekarang masih statusnya ada di pemberitaan kemarin masih DPO ya," terangnya.
2. Adly Fairuz yang disebut calo masuk Akpol
Soal Adly Fairuz yang disebut menjadi penyedia jasa masuknya seseorang ke akademi kepolisian, pengacaranya mengatakan, kalau kliennya lah yang dimintai tolong oleh lelaki bernama Agung.
"Mas Adly diminta tolong oleh Agung untuk bisa apakah ada temannya yang bisa mengurus untuk keperluan Akpol tersebut," kata Agan Khan.
"Nah mas Adly pun menyambut, dan ada satu teman yang juga inisial I yang sekarang dalam laporan polisi sudah kita masukkan sebagai saksi yang memang dialah keseluruhan yang menerima uang tersebut seperti itu," jelasnya.
Karena itu, uang tersebut tak berada di tangan Adly Fairuz. Melainkan inisial I yang sekarang namanya sudah masuk catatan kepolisian.
Baca Juga: Adly Fairuz Terancam Jadi Tersangka Buntut Kasus Perantara Calon Akpol
3. Adly Fairuz yang diklaim ngaku jadi Jenderal Ahmad
Klarifikasi lain yang dibeberkan adalah soal nama Jenderal Ahmad. Pengacara Adly, Aga Khan, merasa kliennya sudah sangat dizalimi dengan tuduhan mengaku-ngaku sebagai jenderal. Ia menilai tuduhan itu tidak masuk akal karena pelapor seharusnya sudah tahu siapa Adly sebenarnya.
"Mengenai Adly yang dituduhkan mengaku seorang Jenderal itu adalah tidak benar dan sangat dizalimi lah," kata Agan Khan.
"Kenapa? Yang menuduh tersebut padahal sudah tahu bahwa ini Adly, kenapa masih teruskan pemberian uang tersebut?" imbuhnya heran.
Padahal dalam klaim rekan korban, Farly Lumopa mengatakan dirinya dipertemukan dengan Adly Fairuz yang kemudian diperkenalkan sebagai Jenderal Ahmad.
"Awalnya disampaikan uang itu diserahkan ke Jenderal Ahmad. Saya sempat kaget dan selidiki, siapa Jenderal Ahmad ini?" kata Farly Lumopa dalam konferensi pers di Panglima Polim, Jakarta Selatan pada Jumat, 9 Januari 2026.
"Karena sebagai anggota keluarga besar Polri, saya banyak kenal di lingkungan itu tapi nama tersebut asing," imbuhnya.
Merasa ada yang tidak beres, Farly Lumopa lantas menelusuri jati diri sosok jenderal misterius tersebut. Keadaan mulai terkuak saat pihak korban meminta tatap muka langsung dengan sang jenderal di sebuah pusat perbelanjaan kawasan Jakarta Selatan.
"Begitu saya ketemu, saya tanya ke perantaranya (Agung Wahyono), 'Mana Jenderal Ahmadnya?'. Ternyata yang ditunjuk malah Adly Fairuz. Loh, ini kan artis, mana Jenderalnya?" kata Farly Lumopa bingung.
Ternyata baru diketahui, nama Ahmad tersebut diambil dari nama panjang sang aktor, Ahmad Adly Fairuz.
"Saya Saya nggak bertanya langsung ke Adly Fairuz. Saya tahunya dia artis, bukan jenderal," terang Farly Lumopa.
Sumber: Suara.com
Editor : Octa Haerawati